<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Blog Boy Nashruddin Agus</title>
	<atom:link href="http://abangdetak.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://abangdetak.wordpress.com</link>
	<description>Menulis Itu Mudah. Semudah Menghirup Nafas, Makan dan Bercinta</description>
	<lastBuildDate>Sun, 08 Jan 2012 08:49:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='abangdetak.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/5c6883a50b80d2d9cc7443fcae6d7298?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Blog Boy Nashruddin Agus</title>
		<link>http://abangdetak.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://abangdetak.wordpress.com/osd.xml" title="Blog Boy Nashruddin Agus" />
	<atom:link rel='hub' href='http://abangdetak.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>The Long Kiss Good Night dan Kisah Penyerangan Warga Non Aceh</title>
		<link>http://abangdetak.wordpress.com/2012/01/08/the-long-kiss-good-night-dan-kisah-penyerangan-warga-non-aceh/</link>
		<comments>http://abangdetak.wordpress.com/2012/01/08/the-long-kiss-good-night-dan-kisah-penyerangan-warga-non-aceh/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Jan 2012 08:49:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Boy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abangdetak.wordpress.com/?p=1043</guid>
		<description><![CDATA[SEMALAM saya menonton sebuah film garapan hollywood. Menurut pendapat pribadi saya sendiri, film ini masuk kategori menarik. Film ini mengajak untuk berhalusinasi sisi intelegensi kita dalam mengungkap kisah-kisah misteri, namun bukan dalam perspektif takhayul. The Long Kiss Good Night, demikian judul film tersebut. Film ini menceritakan tentang seorang agen pembunuh wanita yang dididik oleh pemerintah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abangdetak.wordpress.com&amp;blog=8082864&amp;post=1043&amp;subd=abangdetak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMALAM</strong> saya menonton sebuah film garapan hollywood. Menurut pendapat pribadi saya sendiri, film ini masuk kategori menarik. Film ini mengajak untuk berhalusinasi sisi intelegensi kita dalam mengungkap kisah-kisah misteri, namun bukan dalam perspektif takhayul.<span id="more-1043"></span></p>
<p>The Long Kiss Good Night, demikian judul film tersebut. Film ini menceritakan tentang seorang agen pembunuh wanita yang dididik oleh pemerintah Amerika. Dalam kisahnya, agen wanita bernama Samantha alias Charleine atau Charly ini hilang ingatan dalam penugasan misinya.Selama delapan tahun, Charly hidup tanpa mengetahui latar belakang dirinya sebagai seorang pembunuh yang dididik oleh Pentagon.</p>
<p>Kepribadian pasca amnesianya, Charly berperan sebagai seorang ibu rumah tangga yang berprofesi sebagai guru dan lihai memainkan pisau dapur serta mempunyai reflek bagus ketika sewaktu-waktu mendapatkan serangan dari orang-orang yang hendak membunuhnya.</p>
<p>Suatu hari, seorang penjahat yang pernah menjadi target wanita ini melihat Charly dalam parade festival Natal, melalui televisi dari dalam penjara. Karena terisnpirasi pada balas dendam pada Charly, penjahat tersebut kabur setelah mendekam selama delapan tahun. Target utamanya adalah membunuh Charly.</p>
<p>Penjahat ini berhasil mendatangi rumah Charly yang sedang merayakan Natal bersama keluarganya. Rasa dendam dari penjahat tersebut, nyaris membunuh keluarga Charly. Namun, berkat serangan brutal itu, ingatan Charly yang hilang mulai kembali. Karenanya, didukung Mark, seorang mantan Polisi yang dipecat dari kesatuannya akibat mencuri saham, Charly mencari tahu latar belakang kehidupannya sebelum amnesia.</p>
<p>Penelusuran jejak kehidupan Charly bersama Mark yang telah berprofesi sebagai detektif swasta membawa mereka ke Deadeulus, “tunangan” Charly. Keberhasilan awal dalam mengungkap kasus ini, dilakukan Mark dan Charly berkat adanya satu petunjuk berupa kartu Natal bertuliskan tangan Daedeulus, yang mengaku tunangan wanita ini.</p>
<p>Namun, di saat misteri mulai terungkap, ternyata Charly dan Mark baru menyadari Deadeulus adalah target misinya setelah dibantu mantan pelatih Charly dari agensi. Mereka hampir saja terbunuh karena pada saat itu, Deadeulus telah menyiapkan perangkap untuk menjebak Charly Cs. Akibatnya, Charly dan rekan-rekannya ditahan. Pelatih Charly tewas dalam penyekapan.</p>
<p>Berkat didikan di agensi pembunuh, akhirnya Charly berhasil kabur dari sekapan dan menyelamatkan Mark. Karena merasa mereka dijebak, Charly akhirnya menghubungi Tn. Peterskin, Direktur agensi cabang CIA, tempat Charly bertugas.</p>
<p>Wanita berambut pirang tersebut, kemudian memasang perangkap pada Tn. Petersekin karena ia mempunyai insting bahwa ada orang dalam CIA yang menginginkan ia mati. Benar saja, dibantu Timothy, pembunuh bayaran Tn. Petersekin di CIA, Charly hampir saja tewas.</p>
<p>Timothy diperintahkan Tn. Peterskin untuk menghabisi Charly karena wanita ini tahu terlalu banyak mengenai operasi “Honey Moon”. </p>
<p>Operasi bulan madu ini merupakan operasi CIA pada tahun 1993 untuk menggalang dana dari dunia. Pada saat itu, karena keterbatasan dana, lembaga intelijen Amerika ini membuat sebuah theory conspiracy dengan mengorbankan 4 ribu jiwa warga Amerika, dengan melakukan pengeboman di World Trade Center (WTC).</p>
<p>Misi Honey Moon dapat dikatakan sukses dilakukan CIA, dimana pada saat itu dunia menuduh muslim garis keras adalah pelakunya. </p>
<p>Akibatnya, seluruh dunia mengucurkan dana trilyunan dollar untuk membantu ‘Paman Sam’ menumpas muslim yang dilabelkan sebagai teroris tersebut.</p>
<p>Kucuran dana itu, banyak yang diselewengkan pejabat CIA termasuk Tn. Peterskin, dalang dari pengeboman WTC. Charly yang merupakan pembunuh wanita kelas I di agensi mengantongi kunci brankas penyimpanan uang anggaran penumpasan teroris tersebut.</p>
<p>Charly yang berupaya menyelamatkan anaknya dari tahanan Timothy, akhirnya berhasil menggagalkan rencana operasi Honey Moon II yang di prakarsai Tn. Peterskin. Honey Moon kedua merupakan misi pelepasan bom nuklir di kawasan Amerika dengan mengambinghitamkan seorang mayat muslim yang telah dibekukan agensi.</p>
<p>Keberhasilan Charly membuat Pentagon memecat Tn. Peterskin dan secara langsung Presiden Amerika berterima kasih pada agen pembunuh wanita ini.</p>
<p>Kisah The Long Kiss Good Night yang diangkat berdasarkan fenomena peperangan Amerika terhadap teroris merupakan sebuah kisah menarik yang layak ditonton, terutama anggota kepolisian di Aceh.</p>
<p>Kenapa kami menuliskan hal tersebut, karena berdasarkan fenomena adanya serangkaian aksi teror berupa pengeboman beberapa bulan lalu kemudian menyusul aksi penembakan pada warga-warga pendatang, menampakkan ada simpul menarik jika ditelusuri.</p>
<p>Jika pun Polda dan TNI di Aceh serius menangani kasus ini, kami yakin mereka akan berhasil menemukan siapa dalang di balik rangkaian aksi teror ini. Baik itu pelaku pengeboman, penembakan dan aksi kriminal bersenjata lainnya.</p>
<p>Pihak keamanan bisa menyelidiki latar belakang orang-orang yang dikorbankan dalam aksi pembantaian tersebut. Apakah mereka pernah berkumpul dalam satu forum, atau pernah terlibat dalam bisnis yang sama sehingga mendatangkan masalah di kemudian hari. Jangan hanya melihat perspektif memanasnya politik Aceh belaka. Bisa jadi, warga pendatang ini terjebak masalah di kampung halaman atau daerah asalnya dan kemudian bernasib naas di Aceh.</p>
<p>Akan tetapi, serangkaian aksi teror ini juga bisa dilakukan oleh orang-orang yang hendak membuat Aceh mencekam. Pasalnya, saat ini negeri yang baru saja aman dari peperangan sedang menuju pesta demokrasi guna memilih pemimpin-pemimpin barunya. Dan sangat kebetulan, dalam perjalanan pesta demokrasi ini tidak semua elemen lembaga atau kandidat berhasil masuk sebagai calon pemimpin dalam bursa pemilihan Februari 2012 mendatang.</p>
<p>Hal yang kebetulan ini, kemudian dimanfaatkan oleh orang-orang tertentu untuk kembali menyingkap konflik Aceh dengan beragam kepentingan. Bisa jadi, aksi penembakan ini hanya didasari pada kepentingan bisnis personal antara korban dan pelaku atau ada motif lainnya yang terselubung.</p>
<p>Sebulan terakhir saja, ada empat kasus penembakan yang mengorbankan belasan korban. Kasus penembakan di perkebunan PT. Satya Agung, Aceh Utara dengan jumlah korban sebanyak tiga orang yang terjadi pada tanggal 4 Desember 2012, misalnya. Penembakan para pekerja ini dilakukan bertepatan dengan hari perayaan sebuah institusi yang terlibat langsung dalam konflik beberapa tahun silam. Dalam penembakan ini, Sugeng (45), Karno (50) dan Herianto (30) tewas.</p>
<p>Kemudian menyusul penembakan para pekerja proyek Telkomsel yang bertepatan dengan perayaan tahun baru 2012. Dalam aksi ini, Daud (30), Suparno (31) dan Sunyoto (28) juga tewas. Nyaris sama dengan kasus penembakan di Bireuen ini, di Banda Aceh, Wagino (40) seorang pedagang pendatang dari luar Aceh juga tewas bersimbah darah pada saat perayaan tahun baru.</p>
<p>Dan yang terakhir adalah kisah penembakan sejumlah pekerja pendatang di Aneuk Galong, Sibreh yang menewaskan Gunoko (30).</p>
<p>Dari serangkaian penembakan ini, tiga kasus aksi teror dilakukan bertepatan dengan kesibukan pihak keamanan mengamankan daerah Aceh. </p>
<p>Misalnya pada tanggal 4 Desember, pihak keamanan di Aceh fokus pada perayaan Milad GAM. Kemudian pada tanggal 31 Desember, pihak keamanan juga sedang difokuskan pada penjagaan beberapa tempat atau lokasi guna mengamankan momen tahun baru di Aceh. Sementara kasus terakhir, agak berbeda.</p>
<p>Dari hal ini, ada sebuah kunci atau teka-teki yang muncul selain identitas korban sebagai warga pendatang, pelaku misterius ini nampaknya paham benar situasi dan kondisi keamanan Aceh serta bisa menebak fokus pengamanan yang dilakukan kepolisian sehingga mempunyai peluang untuk mengejar target.</p>
<p>Bukan tidak mungkin, ada skenario dan dalang besar dalam aksi teror ini karena dari sisi operasi teror bisa kita petakan adanya sindikat yang bermain. </p>
<p>Untuk mengantisipasi besarnya kemungkinan Aceh kembali ke ladang konflik, Presiden SBY memerintahkan Kepala Kepolisian RI Jenderal Timur Pradopo untuk segera menangkap penembak warga di Aceh. Ini merupakan peluang bagus untuk Polisi, jika memang mempunyai itikad baik menumpas aksi teror di Aceh dengan tidak mengorbankan orang yang tidak bersalah. Dalam artian benar-benar menangkap pelaku penembak misterius tersebut.[***]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abangdetak.wordpress.com/1043/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abangdetak.wordpress.com/1043/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abangdetak.wordpress.com/1043/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abangdetak.wordpress.com/1043/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abangdetak.wordpress.com/1043/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abangdetak.wordpress.com/1043/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abangdetak.wordpress.com/1043/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abangdetak.wordpress.com/1043/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abangdetak.wordpress.com/1043/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abangdetak.wordpress.com/1043/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abangdetak.wordpress.com/1043/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abangdetak.wordpress.com/1043/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abangdetak.wordpress.com/1043/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abangdetak.wordpress.com/1043/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abangdetak.wordpress.com&amp;blog=8082864&amp;post=1043&amp;subd=abangdetak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abangdetak.wordpress.com/2012/01/08/the-long-kiss-good-night-dan-kisah-penyerangan-warga-non-aceh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c79b3e3182f08e251bea248ba13194f?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Boy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>HAM Di Negeri Mu Bagaimana?</title>
		<link>http://abangdetak.wordpress.com/2011/12/16/jika-ingin-kritisi-masalah-punk-di-aceh-terapkan-dulu-ham-di-negeri-sendiri/</link>
		<comments>http://abangdetak.wordpress.com/2011/12/16/jika-ingin-kritisi-masalah-punk-di-aceh-terapkan-dulu-ham-di-negeri-sendiri/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Dec 2011 08:16:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Boy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Adat Istiadat]]></category>
		<category><![CDATA[Barongsai]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[China]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Besar Jerman]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Besar Perancis]]></category>
		<category><![CDATA[HAM]]></category>
		<category><![CDATA[muammar ghadafi]]></category>
		<category><![CDATA[punk]]></category>
		<category><![CDATA[saddam hussein]]></category>
		<category><![CDATA[skinhead]]></category>
		<category><![CDATA[Syariat Islam]]></category>
		<category><![CDATA[vandalisme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abangdetak.wordpress.com/?p=1034</guid>
		<description><![CDATA[Sangat aneh, jika bisa mengurai sedikit opini pribadi dalam tulisan ini tentang ketertarikan dua pejabat penting dunia tersebut atas penangkapan para remaja yang berpakaian tidak sesuai norma Pancasila dan UUD 1945 serta adat budaya Aceh, yang notabenenya muslim. <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abangdetak.wordpress.com&amp;blog=8082864&amp;post=1034&amp;subd=abangdetak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://abangdetak.wordpress.com/2011/12/16/jika-ingin-kritisi-masalah-punk-di-aceh-terapkan-dulu-ham-di-negeri-sendiri/punk-2/" rel="attachment wp-att-1038"><img src="http://abangdetak.files.wordpress.com/2011/12/punk.jpg?w=614" alt="" title="punk"   class="alignleft size-full wp-image-1038" /></a>Komitmen pemerintah Kota Banda Aceh dengan tidak membiarkan adanya anak-anak bergaya punk di kota ini, dituding melanggar Hak Azasi Manusia (HAM). Tak tanggung-tanggung, bahkan Kapolda Aceh, Irjen Pol. Iskandar Hasan menerima dua telepon dari Keduataan Perancis dan Jerman. Mereka menekan Kapolda mengenai hukuman yang diberikan jajaran kepolisian Aceh terhadap punkers tersebut yang dicebur ke dalam kolam.<span id="more-1034"></span></p>
<p>Sangat aneh, jika bisa mengurai sedikit opini pribadi dalam tulisan ini tentang ketertarikan dua pejabat penting dunia tersebut atas penangkapan para remaja yang berpakaian tidak sesuai norma Pancasila dan UUD 1945 serta adat budaya Aceh, yang notabenenya muslim. </p>
<p>Padahal, jika dikaji secara mendalam, banyak sekali kasus penegakan HAM lainnya yang bisa dikritisi atau dipressing oleh para pejabat dua negara Dewan Keamanan PBB itu. Seperti halnya, penegakan HAM kasus konflik Aceh, Papua atau bahkan kasus kematian munir. Lalu kenapa harus Punk?</p>
<p>Penulis lebih aneh lagi dengan ikut campurnya dua kedutaan besar sekaliber Jerman dan Perancis ini, dibesar-besarkan oleh para pembela hukum yang berdarah Aceh. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Aceh dan praktisi hukum, Syaifuddin Bantasyam misalnya. Mereka menuding, kebijakan Kapolda Aceh dan Walikota menyalahi HAM para punkers tersebut dengan memasang kuda-kuda untuk melakukan pembelaan dan menuding adanya tindakan ketidakprimanusiaan terhadap remaja “salah kaprah” ini.</p>
<p>Padahal, jika dianalisis secara cermat, penangkapan dan penerapan hukuman kedisiplinan semi militer ini sangat sesuai untuk mereka (punkers). Pasalnya, dengan pola hidup yang bebas tanpa aturan selama ini, mereka tentu saja tidak akan menggubris peringatan-peringatan standart untuk manusia remaja yang diatur dalam UU Perlindungan Anak.</p>
<p>Apalagi, selama ini tingkah laku para punkers ini sudah mulai meresahkan masyarakat Aceh. Belum lagi, ada beberapa komunitas punker di Aceh pernah melakukan tindakan melanggar hukum, seperti menikam petugas Satpol PP serta terlibat perkelahian dengan beberapa remaja Aceh yang ingin membela marwah daerahnya. </p>
<p>Para praktisi hukum dan LBH serta dua Duta Besar Asing ini, sama sekali tidak meninjau sisi-sisi lain dari penerapan hukuman tersebut. Mereka hanya tahu, penegakan HAM karena mereka ingin sekedar mencari sensasi serta program bantuan asing atau karena selama HAM itu tidak berpengaruh pada kebijakan dan adat istiadat negara mereka.</p>
<p>Lho, kenapa pula saya menulis adat istiadat negara mereka? Ini tak lepas dari konsep HAM yang di gembar-gemborkan oleh Jerman dan Perancis yang sangat aneh karena tertarik pada komunitas Punk Aceh. Padahal, dalam perjalanan penerapan serta penegakan HAM, kedua negara ini justru kerap melanggar hak-hak dasar manusia. </p>
<p>Sebut saja misalnya, larangan pemakaian jilbab atau burqa di negara mereka. Apakah aturan-aturan melarang seseorang untuk mengenakan pakaian sesuai dengan anjuran kepercayaannya masing-masing tidak berlaku di negara yang menerapkan sistem demokrasi tersebut. </p>
<p>Lalu, kenapa di saat beberapa tokoh masyarakat dan penegak hukum di Aceh melakukan hal serupa pada jenis manusia yang berbeda, mendapatkan kritikan dan tekanan dari dua negara asing ini? Seterusnya, ada lagi HAM yang perlu diluruskan yaitu cara negara-negara ini menghadapi musuh bersama seperti penanganan dan penerapan hukuman terhadap Saddam Hussein (Iraq), Muammar Ghadafi (Libya) dan masalah penyelesaian pengurusan jenazah lawan-lawan politik para sekutu ini di seluruh dunia. </p>
<p>Miris rasanya, jika dua negara besar ini malah mengecilkan kedudukan mereka dengan menutup sebelah mata, lalu menunjuk serta menekan tokoh-tokoh masyarakat Aceh tentang adanya pelanggaran HAM terhadap remaja Punk di Tanah Rencong ini.</p>
<p>Sebagai pemuda Aceh yang hidup, besar dan diajarai adat-istiadat ke Acehan, saya sangat tidak setuju atas partisipasi LBH Aceh dan pernyataan praktisi hukum yang lebih pantas saya hormati itu. </p>
<p>Pasalnya, dengan adanya respon menentang kebijakan penerapan kedisiplinan pada para punkers ini, justru telah membuka ruang bagi komunitas vandalisme ini masuk ke Aceh. Tentu saja mereka berpikir ; “Ada beberapa orang Aceh yang membela kita. Berarti, kita bisa masuk ke sana dan bisa mengembangkan jaringan kita di sana.”</p>
<p>Hal ini lah yang sangat ditakutkan penulis, karena secara harfiah, kondisi remaja Aceh yang memasuki era globalisasi sangat mudah tercemar dengan adanya komunitas punk ini. Ketidaksesuaian pakaian, rambut dan kebebasan bergaul justru bisa menyesatkan konsep pemikiran generasi muda Aceh nantinya. Apalagi berhembus kabar, di beberapa tempat, di luar Aceh cara dan bahkan aturan-aturan hidup para punkers ini sudah nyaris mirip dengan sekte (aliran) yang menerapkan one for all, all for one (satu untuk semua, semua untuk satu). Maksudnya, dalam konteks aturan one for all ini berlaku tidak hanya harta benda, tapi juga pada kepemilikan wanita. </p>
<p>Memang pada saat ini, punkers yang ada dan berasal dari beberapa daerah kabupaten di Aceh belum separah itu. Namun, bukan tidak mungkin dengan adanya acara-acara seperti yang digelar di Taman Budaya, Sabtu malam (10/12) akan mengarah ke hal yang serupa. Tidak mengherankan, jika hari ini mereka bekerja dengan menjadi pengamen, jaga parkir di setiap pagelaran acara dan bekerja kasar lainnya akan berubah menjadi tambah arogan, ketika masyarakat mulai terusik dengan kehadiran komunitas ini dengan tidak lagi memberikan balasan jasa atas peluh yang mereka keluarkan karena tampilan atau dandanan mereka yang keluar konteks syar’ie tersebut. </p>
<p>Sebagai daerah yang menerapkan syariat Islam, tidak ada salahnya jika pemerintah dan aparat penegak hukum, menggaruk para punkers karena telah merusak nilai-nilai moral remaja muslim. Aceh tidak membatasi adanya ketidaksepahaman ideologis, toh etnis China saja bisa hidup disini. Budaya barongsai mereka juga sesekali digelar di bumi Aceh. Namun, punkers, adalah satu hal yang lain. Hal trend dan tata cara berbusana yang dipertontonkan ke muka umum dengan style penuh kebebasan dan cenderung bersifat hedonis yang sangat berbalik dengan ajaran-ajaran yang sedang ditegakkan di Aceh.</p>
<p>Dan, yang paling dikhawatirkan penulis adalah tidak tertutupnya kemungkinan akan terjadi pergesekan dua komunitas yang bertolak belakang dengan komunitas skinheads tersebut. Sebab, meskipun Aceh tak se-Serambi Mekkah tempoe doeloe, namun masih ada seribuan remaja Aceh yang siap mempertahankan marwah adat istiadat Aceh ini.[]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abangdetak.wordpress.com/1034/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abangdetak.wordpress.com/1034/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abangdetak.wordpress.com/1034/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abangdetak.wordpress.com/1034/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abangdetak.wordpress.com/1034/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abangdetak.wordpress.com/1034/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abangdetak.wordpress.com/1034/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abangdetak.wordpress.com/1034/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abangdetak.wordpress.com/1034/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abangdetak.wordpress.com/1034/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abangdetak.wordpress.com/1034/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abangdetak.wordpress.com/1034/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abangdetak.wordpress.com/1034/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abangdetak.wordpress.com/1034/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abangdetak.wordpress.com&amp;blog=8082864&amp;post=1034&amp;subd=abangdetak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abangdetak.wordpress.com/2011/12/16/jika-ingin-kritisi-masalah-punk-di-aceh-terapkan-dulu-ham-di-negeri-sendiri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c79b3e3182f08e251bea248ba13194f?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Boy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abangdetak.files.wordpress.com/2011/12/punk.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">punk</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>DPRA Ajukan Kemudian Tarik Permohonan SKLN Dalam Sekejap</title>
		<link>http://abangdetak.wordpress.com/2011/12/15/dpra-ajukan-kemudian-tarik-permohonan-skln-dalam-sekejap/</link>
		<comments>http://abangdetak.wordpress.com/2011/12/15/dpra-ajukan-kemudian-tarik-permohonan-skln-dalam-sekejap/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Dec 2011 15:51:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Boy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fokus]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilukada Aceh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abangdetak.wordpress.com/?p=1029</guid>
		<description><![CDATA[Setelah mengajukan gugatan, sehari setelahnya pihak DPRA langsung cabut surat permohonan Permohonan SKLN.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abangdetak.wordpress.com&amp;blog=8082864&amp;post=1029&amp;subd=abangdetak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) melalui kuasa hukumnya, Safaruddin, SH, Ainal Hotman, SH dan Mukhlis, SH mengajukan permohonan Permohonan Sengketa Kewenangan Lembaga Negara (SKLN) terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat  dan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh.<span id="more-1029"></span></p>
<p>“Kewenangan Mahkamah Konstitusi menurut Pasal 24C ayat (1) UUD 1945 adalah mengadili pada tingkat pertama dan terakhir yang putusannya bersifat final antara lain, untuk memutus sengketa kewenangan lembaga negara yang kewenangannya diberikan oleh Undang-Undang Dasar, kewenangan tersebut juga ditegaskan kembali dalam Pasal 10 ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi (UU MK),” papar Safaruddin, mewakili kuasa hukum DPRA lain dalam siaran persnya pada acehcorner.</p>
<p>Menurutnya, alasan lain DPRA mengajukan gugatan juga berpijak pada penjabaran ketentuan UU MK tersebut, terdapat dalam ketentuan Pasal 61 UU MK yang mengatur pemohon adalah lembaga negara yang kewenangannya diberikan oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang mempunyai kepentingan langsung terhadap kewenangan yang dipersengketakan. </p>
<p>Selanjutnya Safaruddin mengatakan sebagai pemohon, pihaknya, wajib menguraikan dengan jelas dalam permohonannya, tentang kepentingan langsung pemohon dan menguraikan kewenangan yang dipersengketakan serta menyebutkan dengan jelas lembaga negara yang menjadi termohon.<br />
Karenanya dari ketentuan Pasal 61 UU MK tersebut, Safaruddin menjelaskan beberapa hal antaranya, pemohon maupun termohon adalah lembaga negara yang kewenangannya diberikan oleh UUD 1945. </p>
<p>Selain itu, adanya kewenangan konstitusional yang dipersengketakan antara Pemohon kepada Termohon, pada kewenangan tersebut merupakan kewenangan konstitusional Pemohon yang diambil alih tapi diabaikan oleh tindakan Termohon, serta adanya kepentingan langsung dengan kewenangan konstitusional yang dimohonkan tersebut. </p>
<p>Dalam surat Permohonan SKLN tersebut, Safaruddin menguraikan ada beberapa pasal yang dilanggar KPU Pusat dan KIP Aceh seperti Pasal 61 Ayat (1) UU Nomor 24 Tahun 2003 dan Peraturan Mahkamah Konstitusi Nomor 08/PMK/2006.</p>
<p>“Kami selaku pemohon gugatan mengharapkan agar MK menerima dan mengabulkan permohonan Provisi Pemohon, seperti menetapkan Pemilukada Aceh harus di Hentikan selama 6 (enam) bulan dengan perincian 2 bulan untuk persiapan Legislasi dan 4 bulan untuk tahapan Pelaksanaan serta memerintahkan Para Termohon agar melaksanakan Putusan ini,” beber Safaruddin.</p>
<p>Dalam pokok perkara, tim kuasa hukum DPRA mengajukan agar MK menyatakan pemohon dapat berwenang membentuk peraturan Perundang-undangan tentang penyelenggaraan pemilihan kepala daerah di Aceh, sesuai Pasal 73 UU No. 11 Tahun 2006, tentang Pemerintahan Aceh.<br />
“Kami juga mengharapkan agar MK tidak memberikan kewenangan pada termohon, dalam hal ini KPU Pusat dan KIP untuk membentuk peraturan perundang-undangan tentang penyelenggaraan Pemilukada di Aceh,” ujarnya.</p>
<p>Tak hanya itu, DPRA berharap agar MK membatalkan surat KPU Pusat dan KIP Aceh tanggal 2 Mei 2011, karena tidak sesuai dan/atau bertentangan dengan peraturan Perundang undangan yang berlaku.</p>
<p>“MK harus memerintahkan para Termohon untuk menjadwalkan ulang Pemilukada di Aceh dengan berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, atau apabila MK berpendapat lain, kami mengharapkan keputusan yang seadil-adilnya (ex aequo et bono),” pungkas Safaruddin.</p>
<p><strong>Tarik Gugatan</strong><br />
Setelah mengajukan gugatannya, Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Kamis (15/12) mencabut kembali gugatannya terhadap Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh yang telah disidangkan di Mahkamah Konstitusi (MK).</p>
<p>Menurutnya, pencabutan gugatan ini sebagai bentuk kekecewaan kami terhadap Mahkamah Konstitusi karena Ia tidak yakin lembaga tersebut akan memutuskan perkara secara objektif. Sebelumnya, Ketua DPRA Hasbi Abdullah mendaftarkan gugatan sengketa kewenangan terhadap KIP Aceh ke MK beberapa waktu lalu. </p>
<p>Perkara ini didaftarkan dengan Nomor Perkara 6/SKLN-IX/2011. Perkara tersebut mulai disidangkan 2 Desember 2011-12-15. Gugatan tersebut dilayangkan karena KIP Aceh dinilai telah melanggar kewenangannya dalam menetapkan tahapan dan jadwal pemilihan pilkada tanpa berkoordinasi dengan DPRA.</p>
<p>“Surat pencabutan dengan nomor 180/2827 tertanggal 15 Desember 2011 sudah dikirim ke email Mahkamah Konstitusi pukul 14.30 WIB tadi,” kata Hasbi Abdullah.</p>
<p>Ia mengatakan, alasan pencabutan gugatan tersebut karena berdasarkan rekomendasi Badan Musyawarah (Banmus) DPRA. Di mana, Mahkamah Konstitusi diyakini tidak akan dapat memberi keputusan dalam perkara tersebut secara “fair” dan objektif.</p>
<p>“Kami menilai lembaga tersebut telah terpasung dengan putusan”putusan terkait pilkada Aceh sebelumnya, sehingga harapan Mahkamah Konstitusi memberikan putusan yang mampu menyelesaikan konflik pilkada Aceh tidak bisa diharapkan lagi,” tandas dia.</p>
<p>DPRA, kata dia, menilai Mahkamah Konstitusi tidak berusaha dengan sungguh”sungguh memahami semangat perdamaian Aceh. Mahkamah Konstitusi condong mengabaikan kewenangan kekhususan Aceh sesuai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang pemerintahan Aceh.</p>
<p>“Salinannya sudah dikirim. Surat aslinya akan saya antarkan langsung ke Mahkamah Konstitusi di Jakarta. Rencananya, saya Jumat ini ke Jakarta, menghadiri peresmian mes Pemerintah Aceh di Jakarta. Usai dari tempat itu, saya akan ke Mahkamah Konstitusi,” ujar Hasbi Abdullah.</p>
<p>Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) tidak akan mengakui gubernur terpilih pada pemilihan kepala daerah 16 Februari 2012 karena tahapan pemilihannya dinilai cacat hukum.</p>
<p>“DPRA sebagai lembaga legislatif tidak akan mengakui siapa pun Gubernur Aceh terpilih pada pilkada nanti,” tegas Ketua DPRA Hasbi Abdullah seperti dilansir ANTARA, Kamis (15/12).</p>
<p><strong>Tidak Akui Gubernur Terpilih</strong><br />
Menurut dia, tidak diakuinya gubernur terpilih tersebut karena DPRA menilai tahapan pilkada Aceh yang ditetapkan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh melanggar undang-undang. Ia mengatakan, undang-undang yang dilanggar adalah Undang Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA) beserta turunannya Qanun Nomor 7 Tahun 2006 tentang pilkada Aceh.</p>
<p>Dalam undang-undang tersebut disebutkan bahwa tahapan pilkada baru bisa ditetapkan setelah DPRA menyampaikan surat pemberitahuan masa berakhirnya jabatan gubernur dan wakil gubernur.</p>
<p>“Namun, KIP Aceh menetapkan tahapan pilkada sebelum surat pemberitahuan tersebut. Surat pemberitahuan disampaikan Agustus 2011, sementara tahapan pilkada ditetapkan beberapa bulan sebelumnya,” kata Hasbi Abdullah.</p>
<p>Selain itu, kata dia, pihaknya juga tidak akan menggelar sidang paripurna istimewa mendengarkan visi dan misi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur saat dimulainya masa kampanye. Ia mengatakan, semua itu akibat tidak diakuinya tahapan pilkada yang ditetapkan KIP Aceh yang tidak mempedomani Undang Undang Nomor 11 Tahun 2006.</p>
<p>“Kami juga berencana dalam waktu dekat ini akan menjumpai Presiden RI menyampaikan semua permasalahan terkait pilkada Aceh,” ungkap Hasbi Abdullah. </p>
<p><strong>Kisruh Tak Jua Kunjung Usai</strong><br />
Tarik ulur konflik regulasi pemilukada Aceh tak jua kunjung usai. Tuntutan demi tuntutan antara kedua belah pihak, baik dari eksekutif, legislatif dan para kandidat semakin membuat masyarakat Aceh pusing tujuh keliling. Sampai kapan kah pesta demokrasi itu digelar agar bumi Aceh tak lagi memanas seperti hari-hari ini dan hari-hari sebelumnya?[]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abangdetak.wordpress.com/1029/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abangdetak.wordpress.com/1029/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abangdetak.wordpress.com/1029/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abangdetak.wordpress.com/1029/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abangdetak.wordpress.com/1029/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abangdetak.wordpress.com/1029/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abangdetak.wordpress.com/1029/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abangdetak.wordpress.com/1029/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abangdetak.wordpress.com/1029/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abangdetak.wordpress.com/1029/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abangdetak.wordpress.com/1029/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abangdetak.wordpress.com/1029/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abangdetak.wordpress.com/1029/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abangdetak.wordpress.com/1029/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abangdetak.wordpress.com&amp;blog=8082864&amp;post=1029&amp;subd=abangdetak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abangdetak.wordpress.com/2011/12/15/dpra-ajukan-kemudian-tarik-permohonan-skln-dalam-sekejap/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c79b3e3182f08e251bea248ba13194f?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Boy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tolak Pilkada Itu Tidak Realistis</title>
		<link>http://abangdetak.wordpress.com/2011/11/15/tolak-pilkada-itu-tidak-realistis/</link>
		<comments>http://abangdetak.wordpress.com/2011/11/15/tolak-pilkada-itu-tidak-realistis/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Nov 2011 16:05:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Boy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Straight]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abangdetak.wordpress.com/?p=1024</guid>
		<description><![CDATA[Banda Aceh &#124; News “Penundaan Pemilukada yang didengungkan oleh partai-partai Politik dan tokoh-tokoh politik pendukung agar pemilukada ditunda, tidaklah realistis dan terkesan sangat tendesius pada kepentingan pragmatis politik,” ungkap Plt. Ketua Umum DPP Partai SIRA, Faisal Ridha, Selasa (15/11). Menurutnya, menunda pemilukada dengan berbagai argumentasi yang dilontarkan oleh sebagian politisi Aceh, terkesan tidak berorientasi pada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abangdetak.wordpress.com&amp;blog=8082864&amp;post=1024&amp;subd=abangdetak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banda Aceh | News</p>
<p><a href="http://abangdetak.wordpress.com/2011/11/15/tolak-pilkada-itu-tidak-realistis/faisal-ridha/" rel="attachment wp-att-1025"><img src="http://abangdetak.files.wordpress.com/2011/11/faisal-ridha.jpg?w=150&#038;h=109" alt="" title="Faisal Ridha" width="150" height="109" class="alignleft size-thumbnail wp-image-1025" /></a>“Penundaan Pemilukada yang didengungkan oleh partai-partai Politik dan tokoh-tokoh politik pendukung agar pemilukada ditunda, tidaklah realistis dan terkesan sangat tendesius pada kepentingan pragmatis politik,” ungkap Plt. Ketua Umum DPP Partai SIRA, Faisal Ridha, Selasa (15/11).<span id="more-1024"></span></p>
<p>Menurutnya, menunda pemilukada dengan berbagai argumentasi yang dilontarkan oleh sebagian politisi Aceh, terkesan tidak berorientasi pada penyelamatan perdamaian dan pembangunan berkelanjutan di Aceh. </p>
<p>“Apalagi saat upaya penundaan ini dilanjutkan dengan langkah penggalangan public yang sebenarnya tidak mengetahui secara utuh esensi dari perdebatan yang sedang berlangsung dikalangan elit politik ini. Sehingga yang tersampaikan ke publik adalah pembenaran-pembenaran yang jika ditelaah dari sisi hierarki hukum dan perundang-undangan, sejarah kesepakatan Damai (MoU Helsinki lahir) dan proses pembentukan UU PA, serta orientasi perdamaian Aceh itu sendiri, merupakan pemutarbalikan informasi yang sebenarnya,” ujarnya.</p>
<p>Bahkan, Faisal Ridha menambahkan, yang cukup disayangkan, informasi-informasi yang kurang benar ini justru disampaikan oleh orang-orang yang paham benar proses dan orientasi UU PA dan MoU Helsinki. Padahal, sebagian besar dari para elit ini terlibat aktif dalam pembahasan kesepakatan damai serta pembentukan UU PA. </p>
<p>Karenanya, Partai SIRA mengharapkan agar elit politik Aceh, tidak melontarkan opini yang kurang bijak ke publik agar tidak membuat masyarakat luas, semakin resah. Opini-opini yang dilontarkan selama ini lebih menjadi pendorong terjadinya kondisi mencekam dengan mengkotak-kotakkan publik, menjadi kelompok-kelompok tertentu.<br />
“Menurut cara pandang Partai SIRA, perdebatan ini adalah perdebatan regulasi (aturan) serta system demokrasi. Jadi mari selesaikan dengan cara dialog dan argumentative dan jangan sampai tergiring pada upaya penggalangan dukung mendukung dari publik yang dapat dipastikan kurang paham pada esensi perdebatan yang sedang berlangsung (fanatic semu),” himbaunya.</p>
<p>Sementara secara substansial (keikutsertaan calon independen ataupun tidak), Faisal mengatakan, keduanya tetap pada orientasi untuk perbaikan system demokrasi. Faisal juga mengatakan agar masyarakat tetap yakin bahwa pemilukada di Aceh akan berlangsung dengan Damai.</p>
<p>“Jangan terprovokasi terhadap seluruh opini yang menggiring situasi politik dan kehidupan masyarakat menjadi mencekam. Teruslah bersikap dan mendorong agar situasi kehidupan masyarakat damai dan tentram,” akhirinya.[]Release</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abangdetak.wordpress.com/1024/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abangdetak.wordpress.com/1024/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abangdetak.wordpress.com/1024/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abangdetak.wordpress.com/1024/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abangdetak.wordpress.com/1024/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abangdetak.wordpress.com/1024/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abangdetak.wordpress.com/1024/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abangdetak.wordpress.com/1024/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abangdetak.wordpress.com/1024/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abangdetak.wordpress.com/1024/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abangdetak.wordpress.com/1024/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abangdetak.wordpress.com/1024/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abangdetak.wordpress.com/1024/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abangdetak.wordpress.com/1024/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abangdetak.wordpress.com&amp;blog=8082864&amp;post=1024&amp;subd=abangdetak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abangdetak.wordpress.com/2011/11/15/tolak-pilkada-itu-tidak-realistis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c79b3e3182f08e251bea248ba13194f?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Boy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abangdetak.files.wordpress.com/2011/11/faisal-ridha.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">Faisal Ridha</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pendidikan Dasar Korupsi</title>
		<link>http://abangdetak.wordpress.com/2011/11/14/pendidikan-dasar-korupsi/</link>
		<comments>http://abangdetak.wordpress.com/2011/11/14/pendidikan-dasar-korupsi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Nov 2011 03:23:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Boy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abangdetak.wordpress.com/?p=1019</guid>
		<description><![CDATA[Menurut Transparansi Internasional, korupsi berarti perilaku pejabat publik, baik politikus/politisi maupun pegawai negeri yang secara tidak wajar dan tidak legal memperkaya diri atau memperkaya mereka yang dekat dengannya dengan menyalahgunakan kekuasaan publik yang dipercayakan kepada mereka. Empat unsur perbuatan korupsi jika dikaji dari sudut pandang hukum, yaitu : 1). Melanggar hukum yang berlaku, 2). Menyalahgunakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abangdetak.wordpress.com&amp;blog=8082864&amp;post=1019&amp;subd=abangdetak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://abangdetak.wordpress.com/2011/11/14/pendidikan-dasar-korupsi/tikos/" rel="attachment wp-att-1021"><img src="http://abangdetak.files.wordpress.com/2011/11/tikos.jpeg?w=614" alt="" title="Tikos"   class="alignleft size-full wp-image-1021" /></a>Menurut Transparansi Internasional, korupsi berarti perilaku pejabat publik, baik politikus/politisi maupun pegawai negeri yang secara tidak wajar dan tidak legal memperkaya diri atau memperkaya mereka yang dekat dengannya dengan menyalahgunakan kekuasaan publik yang dipercayakan kepada mereka.<span id="more-1019"></span></p>
<p>Empat unsur perbuatan korupsi jika dikaji dari sudut pandang hukum, yaitu :<br />
1). Melanggar hukum yang berlaku,<br />
2). Menyalahgunakan wewenang,<br />
3). Merugikan negara, dan<br />
4). Memperkaya diri sendiri atau orang lain dengan cara yang tidak sah.</p>
<p>Jenis-jenis Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), yaitu : Penyelewengan amanat oleh seorang pejabat dalam kewenangannya untuk memperkaya diri sendiri yang mengakibatkan kerugian negara, pemberian akses kepada orang lain yang dengannya orang lain itu mendapatkan keuntungan pribadi dengan melibatkan uan negara seperti yang dilakukan dalam proses tender proyek-proyek yang dilakukan pemerintah, pemberian akses atas kemudahan kepada orang lain tanpa melibatkan keuangan negara, tetapi menyebabkan pejabat yang memberikan akses mendapatkan keuntungan pribadi. Misalnya, pemberian kemudahan pengurusan SIM tanpa mengikuti prosedur yang benar ketika si pencari SIM memberikan imbalan tertentu. </p>
<p>Jenis korupsi lainnya seperti, pemberian akses kepada orang lain untuk melakukan bisnis di lingkungan pemerintahan untuk memperlancar tugas pemerintah tanpa mengikuti prosedur yang benar.</p>
<p>Contoh yang lebih spesifik juga bisa seperti : Kasus korupsi Stimulus fasilitas laut dan udara Indonesia Timur pada tahun 2009 yang dilakukan oleh Abdul Hadi (DPR) dan Darmawati Dareho serta Hontjo Kurniawan yang merugikan keuangan negara sebesar Rp54,5 juta ditambah $90 ribu. Korupsi pada Departemen Kesehatan pada tahun 2009 yang dilakukan oleh Achmad Sujudi yang merugikan keuangan negara sebesar Rp70 milliar.</p>
<p>Korupsi pembangunan rumah dinas pada tahun 2009 yang dilakukan oleh Bupati Supiori dan Jules F. Walekar yang merugikan keuangan negara sebesar Rp40 milliar. Korupsi bagi hasil migas yang dilakukan oleh Bupati Natuna dan Hamid Rizal pada tahun 2009 yang merugikan keuangan negara sebesar Rp75 milliar.</p>
<p>Upaya menghalang-halangi penyelidikan KPK dan upaya pencobaan melakukan penyuapan pada tahun 2010 yang dilakukan oleh Anggodo Widjoyo. Kasus suap Rp300 juta terkait kasus yang bergulir di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara, Jakarta oleh Hakim Ibrahim dan pengacara Adner S.<br />
Korupsi di Bank Century yang juga terjadi pada tahun 2010 dan merugikan keuangan negara sebesar Rp6,7 trilliun yang dilakukan oleh Robert Tantular, Linda Wansadinata, Hermanus Hasan Muslim, Laurence Kusuma, Hesman Al Waraq Talaat dan Rafat Ali Rizvi.</p>
<p>Pengemplang dana pajak yang dilakukan oleh Gayus Tambunan merugikan keuangan negara sebesar Rp25 milliar. Kasus Mark-Up pembelian helikopter milik Pemda Aceh oleh Abdullah Puteh. Kasus dana Deposito Pemkab Aceh Utara yang dilakukan oleh Bupati dan penjabat yang berwenang (masih dalam pekara pengadilan).</p>
<p>Ada beberapa Peraturan Perundang-undangan yang mengatur masalah korupsi di Indonesia :<br />
a.	Ketetapan MPR Nomor XI/MPR/1998 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.<br />
b.	UU Nomor 28 Tahun 1999 Tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.<br />
c.	Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 1999 tentang Tata Cara Pemeriksaan Kekayaan Penyelenggara Negara<br />
d.	Keputusan Presiden Nomor 127 Tahun 1999 tentang Pembentukan Komisi Pemeriksaan Kekayaan Penyelenggara Negara dan Sekretaris Jenderal Komisi Pemeriksa Kekayaan Penyelenggara Negara<br />
e.	UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi<br />
f.	UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.<br />
g.	Perda Anti Korupsi di berbagai daerah.</p>
<p>Setelah mengetahui apa itu korupsi dan jenis-jenis korupsi, ada beberapa upaya memberantas korupsi. Upaya tersebut dapat dikategorikan menjadi :<br />
a.	Cara preventif atau Pencegahan Tindak Pidana Korupsi.<br />
Cara ini dapat diuraikan menjadi : Membangun dan menyebarkan etos pejabat dan pegawai baik di instansi pemerintah maupun swasta tentang pemisahan yang jelas dan tajam antara milik pribadi dan milik perusahaan atau milik negara. </p>
<p>Mengusahakan perbaikan penghasilan (gaji) bagi pejabat dan pegawai negeri sesuai dengan kemajuan ekonomi dan kemajuan swasta, agar pejabat dan pegawai saling menegakkan wibawa dan integritas jabatannya dan tidak terbawa oleh godaan serta kesempatan yang diberikan oleh wewenangnya.</p>
<p>Menumbuhkan kebanggaan-kebanggaan dan atribut kehormatan diri setiap jabatan dan pekerjaan. Pada diri pejabat atau pegawai ditanamkan prinsip kehormatan diri bukan karena mereka kaya dan berlimpah harta, akan tetapi karena jasa pelayanannya kepada masyarakat dan negara.<br />
Meningkatkan efektivitas keteladanan pimpinan dan atasan dalam memasyarakatkan pandangan, penilaian dan kebijakan publik.</p>
<p>Menumbuhkan pemahaman dan kebudayaan politik yang terbuka untuk kontrol, koreksi dan  peringatan sebab wewenang dan kekuasaan itu cenderung disalahgunakan. Menumbuhkan rasa memiliki di kalangan pejabat dan pegawai, sehingga mereka merasa perusahaan adalah milik sendiri dan tidak perlu korupsi, serta selalu berusaha berbuat yang terbaik.</p>
<p>b.	Cara Represif dilakukan setelah terjadinya tindakan korupsi.<br />
Cara seperti ini dapat dilakukan seperti melakukan penayangan wajah koruptor di berbagai media massa baik media cetak maupun elektronik, Herregistrasi (pencatatan ulang) terhadap kekayaan negara, mencari bukti-bukti tak terbantahkan (hard evidence) pada setiap kasus korupsi, pemberantasan korupsi harus fokus pada koruptor kelas kakap. </p>
<p>Selain itu, cara represif juga dilakukan dengan memperkuat Komisi Pemeriksaan Kekayaan Pejabat Negara (KPKPN) yang bertugas memeriksa para penyelenggara negara dan latar belakang kehidupannya dengan berlandaskan hukum pada PP Nomor 65 Tahun 1999. Mengadakan perubahan terhadap UU tentang korupsi, agar semakin efektif dan efisien. </p>
<p>Membentuk Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi demi meningkatkan daya guna dan hasil guna terhadap upaya pemberantasan tindak pidana korupsi. Di Indonesia, pembentukan komisi ini didasarkan pada UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Serta menggalakkan sosialisasi upaya pemberantasan korupsi kepada masyarakat. Hal ini penting karena, pemberantasan korupsi merupakan kerja bersama yang harus melibatkan secara umum.</p>
<p>Selain hal yang disebutkan di atas, upaya pemberantasan korupsi juga dapat dilakukan dengan pembuatan paket peraturan perundang-undangan pemberantasan korupsi, pembentukan lembaga-lembaga pemberantasan anti korupsi serta memasyarakatkan kesadaran anti korupsi.[]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abangdetak.wordpress.com/1019/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abangdetak.wordpress.com/1019/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abangdetak.wordpress.com/1019/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abangdetak.wordpress.com/1019/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abangdetak.wordpress.com/1019/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abangdetak.wordpress.com/1019/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abangdetak.wordpress.com/1019/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abangdetak.wordpress.com/1019/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abangdetak.wordpress.com/1019/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abangdetak.wordpress.com/1019/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abangdetak.wordpress.com/1019/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abangdetak.wordpress.com/1019/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abangdetak.wordpress.com/1019/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abangdetak.wordpress.com/1019/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abangdetak.wordpress.com&amp;blog=8082864&amp;post=1019&amp;subd=abangdetak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abangdetak.wordpress.com/2011/11/14/pendidikan-dasar-korupsi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c79b3e3182f08e251bea248ba13194f?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Boy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abangdetak.files.wordpress.com/2011/11/tikos.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">Tikos</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bencana Turki, Duka Saudara Tua Aceh</title>
		<link>http://abangdetak.wordpress.com/2011/11/08/bencana-turki-duka-saudara-tua-aceh/</link>
		<comments>http://abangdetak.wordpress.com/2011/11/08/bencana-turki-duka-saudara-tua-aceh/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Nov 2011 09:00:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Boy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fokus]]></category>
		<category><![CDATA[Belanda]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Turki]]></category>
		<category><![CDATA[Imperium Turki]]></category>
		<category><![CDATA[Kerajaan Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Kerajaan Rum]]></category>
		<category><![CDATA[Konstantinopel]]></category>
		<category><![CDATA[Makam Tgk. Di Bitai]]></category>
		<category><![CDATA[Perang Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Reuters]]></category>
		<category><![CDATA[Sultan Abdul Madjid]]></category>
		<category><![CDATA[Sultan Ibrahim Mansyur Syah]]></category>
		<category><![CDATA[Turki]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abangdetak.wordpress.com/?p=1013</guid>
		<description><![CDATA[Sehingga, dalam suratnya, Sultan Turki mengatakan bahwasanya sejak saat itu Aceh selaku negara bawah angin yang berada di selat Malaka, merupakan negara lindungan Imperium Turki di bawah pemerintahan kekhalifahan. Artinya, siapapun yang mengganggu kedaulatan Aceh, berarti akan berhadapan dengan pemerintahan kekhalifahan Turki.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abangdetak.wordpress.com&amp;blog=8082864&amp;post=1013&amp;subd=abangdetak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh : Boy Nashruddin Agus</strong></p>
<p><a href="http://abangdetak.wordpress.com/2011/11/08/bencana-turki-duka-saudara-tua-aceh/turki/" rel="attachment wp-att-1014"><img src="http://abangdetak.files.wordpress.com/2011/11/turki.jpeg?w=150&#038;h=99" alt="" title="turki" width="150" height="99" class="alignleft size-thumbnail wp-image-1014" /></a>Gempa yang mengguncang Turki dengan kekuatan 7,2 skala richter Minggu (23/10), telah menelan korban jiwa mencapai lebih kurang 523 jiwa. Gempa yang berpusat di provinsi van ini juga telah mengakibatkan 1.650 jiwa luka-luka dan 600 ribu korban traumatis akibat efek gempa serta dua ribu bangunan hancur seperti yang dilansir oleh Radio New Zealand (27/10), Kamis lalu.<span id="more-1013"></span></p>
<p>Letak negara Turki tak jauh berbeda dengan Aceh, Indonesia yang sama-sama terletak di Ring of Fire ini pernah menjadi salah satu negara penyelamat Aceh ketika didera oleh bencana tsunami, 24 Desember 2004 silam. Saat itu, negara Turki ikut bahu membahu bersama negara-negara internasional membangun kembali Aceh dengan memberikan bantuan hibah berupa rumah-rumah permanen pada korban bencana. </p>
<p>Bantuan rumah tersebut, menurut para korban bencana tsunami Aceh adalah yang terbaik diantara rumah-rumah bantuan lainnya yang pernah diberikan negara donor. Bantuan rumah tersebut, juga dapat kita lihat sekarang berdiri dengan gagahnya di perkampungan Turki yang terletak di Lampu’uk-Aceh Besar dan Bitai-Banda Aceh.</p>
<p>Bantuan yang diberikan negara Turki tersebut, patutlah mendapat apresiasi dan rasa terima kasih mendalam dari kita, selaku orang-orang Aceh. Dan sudah sepatutnya, hari ini ketika Turki dilanda oleh bencana gempa alam yang telah meluluhlantakkan “saudara tua” Aceh tersebut dengan ikut menyumbangkan sedikit harta benda dan tenaga kita pada mereka, layaknya mereka (Turki) membantu Aceh tempo hari.</p>
<p><strong>“Saudara Tua” Aceh</strong></p>
<p>Penulis terus menerus menyebut Turki sebagai negara tua Aceh karena dikaji dari sejarah kita masa lalu, Kerajaan Turki merupakan salah satu kerajaan kekhalifahan terbesar yang mempunyai hubungan diplomatik dengan Aceh. </p>
<p>Bahkan, tidak tanggung-tanggung pada masa itu Aceh sendiri yang merupakan negara bawah angin, berada di bawah lindungan Imperium Ottoman (Turki).</p>
<p>Hubungan Turki dan Aceh dimulai ketika banyak bangsa asing yang berdatangan ke Nusantara untuk berdagang rempah-rempah. Persaingan-persaingan para pedagang asing ini, dikemudian hari memicu konflik dengan kerajaan-kerajaan di Nusantara, termasuk dengan kerajaan Aceh. </p>
<p>Ketika hubungan dengan pedagang-pedagang asing mulai memburuk, tepatnya pada tahun 1563 M, Sultan Aceh mengirim utusan ke Kerajaan Turki, dalam rangka memperoleh bantuan dari kerajaan Islam terbesar pada masa itu. Utusan tersebut membawa serta hadiah-hadiah berharga dari Sultan Aceh untuk dipersembahkan kepada penguasa Turki. Hadiah-hadiah itu antara lain berupa emas, rempah-rempah dan lada.</p>
<p>Ada kisah menarik mengenai pemberian hadiah ini yang dikisahkan dalam sejarah Aceh. Saat perutusan Aceh dikirim ke negeri Rum (Turki), rombongan tersebut membawa muatan lada yang penuh dalam kapal. </p>
<p>Namun, dalam perjalanannya ke Turki yang membutuhkan waktu lama dan menghadapi banyak sekali rintangan selama menempuh perjalanan laut, muatan lada yang ada di kapal para utusan Aceh ini mengalami penyusutan dan hanya tersisa setengah liter saja (sicupak) begitu sampai di Turki dan dipersembahkan pada Sultan Rum tersebut. </p>
<p>Akan tetapi, meskipun lada yang hanya tinggal sicupak tersebut dibawa menghadap ke depan penguasa Turki, kerajaan Islam terbesar ini tidak mempersoalkannya dan dibalas oleh Imperium Turki dengan secarik surat untuk Sultan Aceh,  perlengkapan serta alat-alat perang (termasuk meriam yang kemudian dinamakan dengan meriam lada sicupak).</p>
<p>Selain itu, Sultan Turki juga mengirimkan bantuan berupa dua kapal perang dan 500 orang tenaga berkebangsaan Turki untuk mengelola kapal-kapal tersebut. </p>
<p>Diantara 500 orang tersebut terdapat ahli-ahli militer yang dapat membuat kapal-kapal perang, baik ukuran besar maupun ukuran kecil. Mereka juga mampu membuat meriam-meriam berukuran besar. Turki juga memberikan sejumlah meriam berat beserta perlengkapan-perlengkapan militer lainnya kepada Aceh. Semuanya itu tiba di pelabuhan Aceh dengan selamat pada tahun 1566 atau 1567 M.  </p>
<p>Mengenai bantuan dua buah kapal dan 500 orang awak kapal serta teknisi tersebut, C.R Boxer dalam A Note On Portugese Reactions of The Revival of The Red Sea Spice Trade and The Rise of Acheh, 1540-1600, menerangkan dalam paper nya pada acara konferensi Internasional Sejarah Asia di Kuala Lumpur yang diselenggarakan oleh Departement of History, University of Malaya, 5-10 Agustus 1968, bahwa para utusan Aceh yang berhasil sampai ke Turki itu telah mampu meyakinkan pihak kerajaan Islam terbesar tersebut mengenai keuntungan perdagangan rempah-rempah dan lada di Nusantara. </p>
<p>Keuntungan ini, menurutnya, akan tercapai apabila orang-orang Portugis yang berada di Malaka berhasil di usir oleh pasukan Kerajaan Aceh dengan bantuan Turki.</p>
<p>Mengenai hal ini, jelas terlihat bahwa Turki dan Aceh mempunyai hubungan diplomatis yang kuat sejak tahun 1560-an. Hubungan diplomatis ini tidak hanya terjalin dari faktor ekonomi belaka, melainkan juga melalui faktor pertahanan dan keamanan wilayah kerajaan serta politik hubungan internasional.</p>
<p>Hubungan diplomatis yang terjalin antara dua kerajaan ini juga terjadi dikarenakan adanya rasa kesamaan ideologis agama, yakni Islam. </p>
<p>Sehingga, dalam suratnya, Sultan Turki mengatakan bahwasanya sejak saat itu Aceh selaku negara bawah angin yang berada di selat Malaka, merupakan negara lindungan Imperium Turki di bawah pemerintahan kekhalifahan. Artinya, siapapun yang mengganggu kedaulatan Aceh, berarti akan berhadapan dengan pemerintahan kekhalifahan Turki.</p>
<p>Generasi selanjutnya, saat Nusantara didatangi pedagang-pedagang Belanda, Aceh turut mengalami konflik politik dengan para Hollandia ini. Sultan Ibrahim Mansyur yang memerintah Aceh pada saat itu  merasakan perlu mengikat hubungan diplomasi dengan negara-negara asing menghadapi serangan Belanda dan Inggris tersebut. </p>
<p>Untuk itu, kerajaan Aceh mempertimbangkan kembali hubungan yang telah lama terjalin dengan Turki sejak abad 16, untuk lebih diperkuat meskipun kedudukan negara tersebut sudah tidak dapat diharapkan karena kedudukan Turki pada abad 19 tidak lagi dipandang sebagai negara kuat yang disegani, terutama di Eropa.</p>
<p>Pun begitu, Sultan Ibrahim Mansyur menganggap hubungan diplomatis layak dipererat kembali menimbang kedua negara ini memiliki persamaan asas, yaitu sebagai negara Islam.</p>
<p>Pada tahun 1850, Sultan Ibrahim Mansyur Syah mengirim Sidi Muhammad sebagai utusannya ke Turki. Melalui sepucuk surat, Sultan meminta agar Turki bersedia melindungi Aceh dari rongrongan Inggris dan Belanda. </p>
<p>Sebagai hasilnya, Sultan Abdul Madjid dari Turki mengeluarkan dua pengumuman resmi kerajaan yang berisikan kesediaan Turki untuk memenuhi permintaan Sultan Ibrahim dan pengukuhannya sebagai Sultan Aceh (pada saat itu, Sultan Ibrahim Mansyur Syah adalah pemangku Sultan, 1837-1857 dan baru saja dinobatkan sebagai Sultan Aceh menggantikan sultan Ali Iskandar Syah yang memerintah Kerajaan Aceh sebelumnya). Sultan Abdul Madjid juga menginstruksikan Gubernur Yaman agar selalu memperhatikan dan mengawasi kepentingan Aceh. (Anthony Reid, op. cit, hal. 84). </p>
<p>Dukungan positif yang ditunjukkan Turki ini, tentu saja disambut gembira oleh Sultan Ibrahim terutama yang berkaitan dengan isi pengumuman kedua, dimana Turki memberikan dukungan politis kepada Sultan Ibrahim untuk menjadi sultan Aceh. </p>
<p>Sultan Ibrahim Mansyur Syah juga mendapatkan Bintang Penghargaan (Mejidie) dari Sultan Turki sebagai ungkapan balas jasa atas kepercayaan Aceh terhadap negara tersebut. Namun, mengenai bantuan senjata yang diharapkan oleh Aceh, sampai pecahnya perang Belanda di Aceh (1873) tidak pernah tiba dari Turki. </p>
<p><a href="http://abangdetak.wordpress.com/2011/11/08/bencana-turki-duka-saudara-tua-aceh/militer-turki/" rel="attachment wp-att-1016"><img src="http://abangdetak.files.wordpress.com/2011/11/militer-turki.jpeg?w=150&#038;h=106" alt="" title="militer Turki" width="150" height="106" class="alignleft size-thumbnail wp-image-1016" /></a>Perlu diketahui, berdasarkan pemberitaan Reuters, Turki sempat mewacanakan memberangkatkan puluhan kapal perang menuju Aceh guna membantu pasukan kerajaan Aceh menghadapi Belanda. Namun, akibat informasi yang dikeluarkan oleh Reuters tersebut, Kerajaan Turki urung ikut campur akibat tekanan negara internasional dimana memang pada saat itu, kedudukan Turki sudah tidak kuat lagi.</p>
<p><strong>Akibat Pengkhianatan</strong></p>
<p>Hubungan Turki dan Aceh juga pernah terjalin pada masa pemerintahan Sultan Mahmud Syah II sebagai Sultan Aceh (1870-1873) yang masih berusia 14 tahun, akibat meninggalnya Sultan Ibrahim Mansyur Syah. Pada saat itu, Aceh mengirimkan utusannya yakni Mangkubumi (menteri luar negeri) Habib Abdurrahman Az-Zahir.</p>
<p>Ironisnya, misi Habib guna mendapatkan bantuan dari Turki dan beberapa negara kuat lainnya seperti Mesir, Eropa dan juga Mekkah menemui kegagalan. Bahkan, Menteri Luar Negeri Habib Abdurrahman tersebut berpaling muka setelah tidak mampu membawa satu negara pun untuk membantu Aceh. Ia disebut-sebut mendapatkan gaji pensiun oleh Belanda apabila mau melupakan Aceh. </p>
<p>Akibatnya, Habib pun mengungsi ke Mekkah dan hidup tenang disanan setelah mendapat uang bantuan Belanda. Sementara itu, pejuang-pejuang Aceh yang kemudian hari mengetahui bahwa tidak adanya dukungan dari negara luar, tetap berperang melawan Belanda hingga tahun 1942 pada saat Jepang mengalahkan sekutu.</p>
<p><strong>Jejak Hubungan Diplomatis Aceh-Turki</strong></p>
<p>Kerajaan Rum berhasil takluk, Kekaisaran Romawi Timur atau Kekaisaran Bizantium (Bizantin, Byzantin, Byzantine) adalah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan Kekaisaran Romawi pada masa Zaman Pertengahan, berlokasi di sekitar ibukotanya di Konstantinopel atau kekaisaran kristen yang berhasil di taklukan oleh kekaisaran Islam Kalifah Turki Usmani. </p>
<p>Nama Kota Konstantinopel akhirnya diganti menjadi Istambul pasca kemenangan pasukan Islam atas pasukan Kristen di benua Eropa. Semula para ulama Turki bertujuan untuk mengajarkan agama Islam di Aceh dan pasantren, Perkembangan Islam di Bitai selanjutnya sangat maju karena banyak orang luar Aceh yang belajar untuk memperdalam agama Islam.</p>
<p>Bagi yang telah belajar di Aceh, mereka kemudian mengembangkan lagi ajaran Islam di negaranya masing-masing. Akibatnya, semakin majulah perkembangan Islam masa itu. Raja-raja yang menganut agama Budha di Aceh akhirnya masuk Islam karena tidak diperbolehkan kepala Negara Budha pada saat itu.</p>
<p>Disamping mengembangkan agama Islam, para kepala Negara itu juga mengadakan kerja sama pada bidang ekonomi dan perdagangan serta menjalin hubungan yang baik pada masalah ketahanan Negara. Turki Membantu Aceh memberikan perlengkapan perang. Pada masa pemerintahan Sri Sultan Salahuddin yaitu Sultan Aceh kedua yang mangkat pada tahun 1548 M, Beliau hanya memerintah 28 tahun tiga bulan. </p>
<p>Masa pemerintahannya mempunyai agenda meningkatkan pendidikan dan hubungan kerja sama dengan Negara-negara lain seperti Turki, tanah melayu, Pakistan dan Arab Saudi. Raja dan keluarganya dari Turki dan masyarakat yang berada di negeri Kedah/melayu kini Malaysia umumnya beragama Islam dan akhirnya orang Turki tersebut pindah dan menikah dengan orang Aceh yang tinggal di Bitai. </p>
<p>Pada saat Sultan Salahuddin wafat, orang Turki yang merupakan sahabatnya, memberikan wasiat bahwa pada saat meninggal dunia mereka minta dimakamkan saling berdekatan yaitu di Komplek Situs Makan Tuanku Di Bitai, Banda Aceh. Jumlah makam kuno di sekeliling makam Sultan Salahuddin secara keseluruhan lebih kurang 25 makam makam dari batu cadas berjumlah 7 makam serta makam dari batu sungai berjumlah 18 makam. </p>
<p>Secara keseluruhan batu nisannya berbentuk segi delapan dan hiasannya bertuliskan kaligrafi dengan bahasa arab. Segi delapan mewujudkan delapan sahabat dari Aceh, Turki dan Saudi Arabia. Pada bagian bawah nisan terdapat pola luas tumpal, puncak nisan cembung diatasnya terdapat lingkaran sisi delapan.</p>
<p>Orang Turki tersebut yang pertama kali datang di Bitai, Banda Aceh itu bernama Muthalib Ghazi bin Mustafa Ghazi atau lebih terkenal dengan nama Tengku Syieh Tuan Di Bitai. Nama Bitai diambil untuk mengenang asal orang Turki tersebut dari Palestina atau Bayt Al-Maqdis nama lain dari Yerussalem tempat Masjid Al-Aqsa berada yang kini di duduki oleh zionis Israel. </p>
<p>Keturunan Tengku Di Bitai juga di makamkan di sekeliling makam Sultan Salahuddin dalam situs tanah wakaf dan terdapat mesjid kuno yang terbuat dari kayu dan sebagian di semen dindingnya. Pasca Tsunami masjid kuno tersebut mengalami kerusakan parah dan di bangun suatu masjid baru dengan motif ornamen Timur Tengah bergaya negara Turki dan ada juga sebuah museum tentang sejarah kedatangan Turki di Bitai Banda Aceh.</p>
<p>Komplek Makam Tengku Di Bitai dan Sultan Salahuddin ini sendiri terletak di tengah perkampungan desa Bitai dengan luas area 500 meter persegi. Desa Bitai berbarengan dengan emperoom yang sekarang dijadikan satu kawasan perkampungan Turki. Emperoom berasal dari kata emparium atau kerajaan/kekaisaran dahulunya, yang terkenal dengan emparium Romawi.</p>
<p>Anak laki-laki pertama dari keturunan Tengku Di Bitai ada 9 orang yang dimakamkan dalam makam khusus berbentuk kotak persegi empat, hanya satu yang dimakamkan di luar desa Bitai yakni di Lampoh Daya yang bernama Faqih Sri Raja Faqih bin Abdullah Tamim Ghazi, tetapi masih berbatasan langsung dengan desa Bitai hanya satu kilometer dari desa Bitai.</p>
<p>Berikut silsilah keturunan Turki:<br />
1. Syakir Jundi Istambul Turkiya<br />
2. Muhammad Jamil Ghazi bin Syakir Jundi Istambul Turkiya<br />
3. Abdul Aziz Ghazi bin Muhammad Jamil<br />
4. Saidam Ghazi bin Abdul Aziz Ghazi<br />
5. Sirikhu Ghazi bin Saidam Ghazi<br />
6. Muhammad Shaleh Ghazi bin Sirikhu Ghazi<br />
7. Ilyas Ghazi bin Muhammad Shaleh Ghazi<br />
8. Ishak Ghazi bin Ilyas Ghazi<br />
9. Ahmad Ghazi bin Ishak Ghazi<br />
10. Rustam Ghazi bin Ahmad Ghazi<br />
11. Basyah Ghazi bin Rustam Ghazi<br />
12. Rauf Ghazi bin Basyah Ghazi<br />
13. Mustafa Ghazi bin Rauf Ghazi<br />
14. Muthalib Ghazi bin Mustafa Ghazi ( yang pertama datang ke Aceh / Bitai dan kemudian dikenal dengan nama Tengku Syieh Tuan Di Bitai)<br />
15. Jalal Basyar Ghazi bin Muthablib Ghazi<br />
16. Ismail Ghazi bin Jalal Basyar Ghazi<br />
17. Harun Ghazi bin Ismail Ghazi<br />
18. Abdul Jalal bin Harun Ghazi<br />
19. Abdullah Tamim Ghazi bin Abdul Jalal Ghazi<br />
20. Faqih Sri Raja Faqih bin Abdullah Tamim Ghazi<br />
21. Syeik Abdurrahman bin Faqih Sri Raja Faqih<br />
22. Syeik Ismail bin Syeik Abdurrahman<br />
23. Tengku H. Abdul Aziz bin Syeik Ismail<br />
24. Tengku H. Muhammad Juned bin Tengku H. Abdul Aziz<br />
25. Tengku H. Razali bin Tengku H. Muhammad Juned.</p>
<p>Anak atau keturunan terakhir dari Tengku Di Bitai adalah Tengku H. Razali bin Tengku H. Muhammad Juned lebih dahulu wafad tahun1987 dibanding bapaknya Tengku H. Muhammad Juned bin Tengku H. Abdul Aziz yang wafad tahun 1990, beliau tidak dimakamkan di kotak persegi empat tersebut tetapi di depan mihrab masjid. </p>
<p>Desa Bitai ini juga terkenal karena dahulu Sultan Iskandar Muda pernah menjadi murid Tengku Di Bitai dan bantuan-bantuan ahli-ahli persenjataan dari Turki untuk membantu kerajaan Aceh melawan penjajahan Belanda. </p>
<p>Saat Belanda menginjak kakinya di bumi Aceh dan membakar masjid raya Baiturrahman Banda Aceh, sniper Aceh berhasil menembak dada kiri Jenderal Johan Harmen Rudolf (JHF) Kohler hingga tewas pada tanggal 14 April 1873. Dalam catatan sejarah perang Aceh 1873-1904 serta perlawanan 1904-1942 ada 4 orang Jenderal Belanda tewas di tembak oleh sniper Aceh hasil didikan ahli-ahli persenjataan dari Turki.</p>
<p><strong>Makam Teungku Di Bitai</strong></p>
<p><a href="http://abangdetak.wordpress.com/2011/11/08/bencana-turki-duka-saudara-tua-aceh/komplek-makam/" rel="attachment wp-att-1015"><img src="http://abangdetak.files.wordpress.com/2011/11/komplek-makam.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" title="komplek makam" width="150" height="112" class="alignleft size-thumbnail wp-image-1015" /></a>Komplek makam kuno peninggalan Turki terletak berbarengan dengan komplek Tengku Di Bitai, Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh, Luas areal 500 m2. Komplek makam berada ditengah-tengah perkampungan dan disekitar makam itu terdapat mesjid kuno yang bangunannya mirip seperti bangunan Turki dengan status tanah wakaf.</p>
<p>Bitai adalah nama sebuah perkampungan yang ditempati para ulama Islam dari Pasai serta ulama Pidie dan Ulama itu berasal dari Negara Baitul Maqdis dan Turki. Perkembangan Islam di Bitai sangat termasyur (maju) karena banyak orang luar Aceh yang belajar untuk memperdalam agama Islam.</p>
<p>Bagi yang belajar di Aceh mengembangkan lagi di negaranya masing-masing. Maka semakin majulah perkembangan Islam masa itu. Raja-raja yang menganut agama Budha akhirnya masuk Islam karena tidak diperbolehkan kepala Negara Budha pada saat itu. Disamping mengembangkan agama Islam, para kepala Negara itu juga mengadakan kerja sama pada bidang ekonomi. (dagang) dan menjalin hubungan yang baik pada masalah ketahanan Negara.</p>
<p>Turki Membantu Aceh memberikan perlengkapan perang. Masa pemerintahan Sri Sultan Salahuddin yang mangkat pada tahun 1548 M, hanya memerintah 28 (Dua Puluh Delapan) tahun tiga bulan. Masa pemerintahannya mempunyai agenda meningkatkan pendidikan dan hubungan kerja sama dengan Negara-negara lain seperti Turki, tanah melayu, Pakistan dan Arab Saudi.</p>
<p>Pada saat wafatnya Raja Salahuddin, orang Turki yang merupakan sahabatnya, memberikan wasiat bahwa pada saat meninggal dunia mereka minta dimakamkan saling berdekatan yaitu di Komplek Situs Makan Tuanku Di Bitai. Jumlah makam secara keseluruhan lebih kurang 20 (dua puluh) makam diklarifikasikan, makam dari batu cadas berjumlah 7 (tujuh) makam. Makam dari batu sungai berjumlah 18 (delapan belas) makam.</p>
<p>Secara keseluruhan batu nisanya berbentuk segi delapan dan hiasannya bertuliskan kaligrafi dengan bahasa arab. Segi delapan mewujudkan delapan sahabat dari Aceh, Tukri dan Saudi Arabia. Pada bagian bawah nisan terdapat pola luas tumpal, puncak nisan cembung diatasnya terdapat lingkaran sisi delapan. [] </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abangdetak.wordpress.com/1013/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abangdetak.wordpress.com/1013/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abangdetak.wordpress.com/1013/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abangdetak.wordpress.com/1013/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abangdetak.wordpress.com/1013/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abangdetak.wordpress.com/1013/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abangdetak.wordpress.com/1013/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abangdetak.wordpress.com/1013/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abangdetak.wordpress.com/1013/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abangdetak.wordpress.com/1013/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abangdetak.wordpress.com/1013/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abangdetak.wordpress.com/1013/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abangdetak.wordpress.com/1013/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abangdetak.wordpress.com/1013/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abangdetak.wordpress.com&amp;blog=8082864&amp;post=1013&amp;subd=abangdetak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abangdetak.wordpress.com/2011/11/08/bencana-turki-duka-saudara-tua-aceh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c79b3e3182f08e251bea248ba13194f?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Boy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abangdetak.files.wordpress.com/2011/11/turki.jpeg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">turki</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abangdetak.files.wordpress.com/2011/11/militer-turki.jpeg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">militer Turki</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abangdetak.files.wordpress.com/2011/11/komplek-makam.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">komplek makam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keinginan</title>
		<link>http://abangdetak.wordpress.com/2011/10/28/keinginan/</link>
		<comments>http://abangdetak.wordpress.com/2011/10/28/keinginan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Oct 2011 08:08:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Boy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resahku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abangdetak.wordpress.com/?p=1006</guid>
		<description><![CDATA[Seorang kawan bertanya pada saya, apa yang paling saya inginkan saat ini. Lalu saya pun menjawab seraya sumringah, &#8220;Saya sangat ingin menikah muda.&#8221; &#8220;Bukankah umurmu hampir berkepala tiga sekarang?&#8221; tanya Ia lagi. &#8220;Ya, umurku memang hampir berkepala tiga,&#8221; jawabku. &#8220;Hehehe&#8230;selain menikah muda, apalagi yang kamu inginkan?&#8221; &#8220;Hmmm&#8230;aku ingin hengkang ke luar negeri. Merasakan atmosfir negara-negara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abangdetak.wordpress.com&amp;blog=8082864&amp;post=1006&amp;subd=abangdetak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://abangdetak.wordpress.com/2011/10/28/keinginan/keinginan/" rel="attachment wp-att-1007"><img src="http://abangdetak.files.wordpress.com/2011/10/keinginan.jpeg?w=122&#038;h=150" alt="" title="keinginan" width="122" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-1007" /></a>Seorang kawan bertanya pada saya, apa yang paling saya inginkan saat ini. Lalu saya pun menjawab seraya sumringah, &#8220;Saya sangat ingin menikah muda.&#8221;</p>
<p>&#8220;Bukankah umurmu hampir berkepala tiga sekarang?&#8221; tanya Ia lagi.</p>
<p>&#8220;Ya, umurku memang hampir berkepala tiga,&#8221; jawabku.</p>
<p>&#8220;Hehehe&#8230;selain menikah muda, apalagi yang kamu inginkan?&#8221;<span id="more-1006"></span></p>
<p>&#8220;Hmmm&#8230;aku ingin hengkang ke luar negeri. Merasakan atmosfir negara-negara luar. Menguji kemampuan bahasa asing yang hanya litle2 I can itu dan&#8230;yach..tentunya ingin menikmati sedikit kehidupan kawan-kawan yang telah berhasil di luar negeri.&#8221;</p>
<p>Selanjutnya kawan tersebut bertanya, kehidupan kawan-kawan yang bagaimana maksudku itu.</p>
<p>&#8220;Ya kawan-kawan yang sekarang menjalani studi di negeri Amerika, Eropa, Asia bahkan Afrika dan Australia. Intinya, kawan-kawan yang hari ini bercerita banyak tentang kehidupan sehari-hari mereka di luar negeri dengan menggunakan bahasa asing,&#8221; jawabku agak sedikit panjang.</p>
<p>&#8220;Kalau tak salah, berarti kamu ingin melanjutkan studi ke luar negeri?&#8221;</p>
<p>&#8220;Bisa jadi. Tapi lebih tepatnya aku ingin merasakan kehidupan mapan diluar negeri kemudian kehidupan ku itu, ingin ku ceritakan dan ku rangkum dalam sebuah buku. Sebut saja misalnya seperti Andrea Hirata yang mampu menceritakan kehidupan seorang mahasiswa Indonesia di Eropa secara mendetail dalam novel nya Maryamah Karpov atau Edensor itu. Atau seperti Habiburrahman El Shirazy yang menceritakan seorang mahasiswa Indonesia yang bisa hidup ditengah peliknya negara Mesir dalam novel Ayat-Ayat Cinta,&#8221; cerita ku lagi.</p>
<p>&#8220;Memang kamu bisa menulis seperti mereka seandainya pun kamu bisa hidup disana?&#8221;</p>
<p>&#8220;Tidak. Tapi aku tak kan berhenti belajar untuk bisa seperti mereka,&#8221; ujarku.</p>
<p>&#8220;Hahaha..Kau hanya seorang pemimpi kawan. Tak perlu jauh-jauh ke luar negeri. Di Indonesia saja. Masih banyak hal yang bisa kamu tuliskan. Tentang Aceh saja belum banyak yang membuat cerita-cerita menarik, baik fiksi maupun non fiksi,&#8221; lakap teman itu, seraya meledek ku.</p>
<p>&#8220;Betul katamu. Tapi, negara apalagi Aceh saat ini belum bisa terbuka seutuhnya. Memang, banyak hal yang bisa kita ceritakan dari negeri ini. Namun, hawa disini terlalu panas, kawan. Banyak orang saling curiga dan belum bisa sepenuhnya menerima kebebasan berpendapat. Untuk seorang pemula seperti diriku, butuh tempat tenang untuk menyelesaikan ceritaku. Apalagi, terkadang disaat bercerita dalam tulisan ku itu, seringkali aku menyentuh hal-hal yang mulai ditabukan atau ditutup-tutupi.&#8221;</p>
<p>&#8220;Cerita apa memangnya, kawan?&#8221;</p>
<p>&#8220;Mungkin, sepenggal kisah konflik.&#8221;</p>
<p>&#8220;Ahhh..buat apa kau tertarik dengan kisah-kisah sperti itu?&#8221;</p>
<p>&#8220;Seperti kau katakan tadi, kawan. Aceh ataupun negara kita Indonesia ini hanya bisa menyajikan cerita konflik pada kita. Lihat saja sekarang ini, pasca damai, masih saja orang berkonflik ria. Konflik kepentingan, konflik kekuasaan, konflik ekonomi dan perut yang lapar, konflik lapangan kerja dan bahkan lainnya,&#8221; jelasku, pada kawan tersebut seraya mengulum asap tembakau.</p>
<p>&#8220;Salut..aku salut pada mu, kawan. Di umur mu yang hampir mencapai kepala tiga, kau masih bercita-cita menikah muda. Di tengah kondisi yang untuk makan saja susah, kau ingin berkelana seraya mengambil studi ke luar negeri dan hidup mapan disana. Optimis sekali dirimu?&#8221;</p>
<p>&#8220;Hahaha..satu kata bijak dari seorang berilmu, mengajarkan aku untuk jadi seperti itu. Katanya, jangan kau merasa puas dengan kehidupan ini. Teruslah belajar dan belajar. Ibaratnya seperti mangga. Kalau ia nya cepat merasa tua atau mengkal, maka ia akan cepat lah menjadi busuk. Tetaplah kamu merasa masih putik atau muda, dengan begitu kamu akan terus menerus mengalami proses menjadi mengkal, ranum dan baru tua kemudian busuk. Oya, satu lagi kawan, bukankah ada satu kalimat bijak lain yang mengatakan ; belajarlah dari ayunan sampai ke liang lahat. Bukankah Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum, jika kaum itu sendiri tidak merubahnya?&#8221;</p>
<p>&#8220;Ya&#8230;ya..ya, semoga cita-citamu itu terwujud kawan. Aku kan mendukungmu sepenuhnya.&#8221;</p>
<p>&#8220;Amin&#8230;&#8221;[]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abangdetak.wordpress.com/1006/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abangdetak.wordpress.com/1006/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abangdetak.wordpress.com/1006/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abangdetak.wordpress.com/1006/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abangdetak.wordpress.com/1006/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abangdetak.wordpress.com/1006/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abangdetak.wordpress.com/1006/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abangdetak.wordpress.com/1006/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abangdetak.wordpress.com/1006/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abangdetak.wordpress.com/1006/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abangdetak.wordpress.com/1006/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abangdetak.wordpress.com/1006/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abangdetak.wordpress.com/1006/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abangdetak.wordpress.com/1006/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abangdetak.wordpress.com&amp;blog=8082864&amp;post=1006&amp;subd=abangdetak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abangdetak.wordpress.com/2011/10/28/keinginan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c79b3e3182f08e251bea248ba13194f?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Boy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abangdetak.files.wordpress.com/2011/10/keinginan.jpeg?w=122" medium="image">
			<media:title type="html">keinginan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Budaya Punk, Prinsip Samurai dan Filosofi Rencong</title>
		<link>http://abangdetak.wordpress.com/2011/10/25/budaya-punk-prinsip-samurai-dan-filosofi-rencong/</link>
		<comments>http://abangdetak.wordpress.com/2011/10/25/budaya-punk-prinsip-samurai-dan-filosofi-rencong/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Oct 2011 13:27:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Boy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fokus]]></category>
		<category><![CDATA[bushido]]></category>
		<category><![CDATA[filosofi]]></category>
		<category><![CDATA[punk]]></category>
		<category><![CDATA[rencong]]></category>
		<category><![CDATA[samurai]]></category>
		<category><![CDATA[skinhead]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abangdetak.wordpress.com/?p=1001</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai orang Aceh, kita mempunyai satu budaya yang sangat khas. Budaya tersebut tercetak dengan rapi dalam sebilah rencong yang dipergunakan untuk melindungi diri dan guna menegakkan keadilan pada masanya. <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abangdetak.wordpress.com&amp;blog=8082864&amp;post=1001&amp;subd=abangdetak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh : Boy Nashruddin Agus</p>
<p><strong>Adat bak Po teumeurhom, Hukom bak Syiah Kuala mungkin sudah tak cocok lagi untuk Aceh. Bagaimana kalau diganti saja dengan Adat bak tivi, hukom bak pancuri?</strong></em></p>
<p><a href="http://abangdetak.wordpress.com/2011/10/25/budaya-punk-prinsip-samurai-dan-filosofi-rencong/punk/" rel="attachment wp-att-1002"><img src="http://abangdetak.files.wordpress.com/2011/10/punk.jpeg?w=150&#038;h=99" alt="" title="punk" width="150" height="99" class="alignleft size-thumbnail wp-image-1002" /></a>Kalimat ini muncul di benak saya setiap melihat tampilan anak-anak jaman sekarang yang sudah terlewat batas. Lihat saja di jalanan Aceh saat ini, banyak sekali remaja yang memakai pakaian kumal dengan rambut yang jingkrak-jingkrak bak sapu ijuk. Selain itu, terkadang mereka menggantung kalung besar bahkan rantai sepeda motor di lehernya. Sekilas tampak lucu, dan itu terbersit dalam pikiran saya, setiap melihat mereka melintas di depan mata.<span id="more-1001"></span></p>
<p>Kalau dulu, tampilan ini bisa kita lihat di televisi-televisi luar. Sekarang, Banda Aceh sudah menyajikan pameran tampilan “orang aneh” ini. Benarkah sudah separah ini budaya remaja-remaja di Aceh? Apakah ini salah satu kebebasan berdemokrasi yang dikampanyekan oleh Amerika itu, sehingga sekarang pun kita mengikuti trend pemuda pengangguran dari negeri Paman Sam atau Eropa (Barat) tersebut?</p>
<p><strong>Sejarah Punk</strong></p>
<p>Punk Skinheads muncul di Inggris pada pertengahan sampai akhir tahun 60-an. Mereka lahir dari anak-anak muda kelas pekerja yang memiliki sebuah budaya kasar dan brutal. Mereka memotong rambut menjadi cepak atau bahkan botak dan menentukan fashion kas yang menurut mereka dianggap efisien dan cocok ketika mereka tawuran di jalanan.</p>
<p>Rutinitas malam hari Skinheads adalah nongkrong di klab-klab kecil di daerah East End London dengan pakaian terbaik mereka. Berdansa dengan musik yang dibawa oleh imigran Jamaika, mulai dari ska, soul, bluebeat, blues Jamaika dan juga rocksteady. Mereka mabuk dan bercanda dengan sesamanya serta imigran Jamaika.</p>
<p>Mereka sering disebut dengan Rudies (Rude Boy/Girl). Penggunaan kata rude di Jamaika berarti liar, kejam dan tidak perduli akan segala akibatnya. Setelah hampir 40 tahun dengan segala perkembangannya, kelompok ini sudah menyebar ke seluruh dunia termasuk Indonesia sejak era 80-90 an.</p>
<p>Idealisme dan jalan hidup punk Skinheads adalah Do it Yourself. Kandungan kalimat itu adalah paham anarki. Menurut mereka anarki adalah suatu paham ideal yang hampir semuanya terkait dengan pemberontakan menuju persamaan (derajat, jenis kelamin), kemanusiaan, feminisme yang menghormati segala bentuk kehidupan ini.</p>
<p>Mereka menyatakan diri sebagai kemarahan yang lahir dari kehidupan sekitar yang penuh pandangan seksisme (pengistimewaan/pelecehan terhadap jenis kelamin tertentu), rasialisme, penindasan, kelaparan, penderitaan, kapitalisme dan perusakan lingkungan hidup yang tidak pernah dibicarakan oleh media dan orang-orang kebanyakan.</p>
<p>Ada beberapa landasan prilaku anak muda punk ini, sesuai dengan kelompok-kelompok mereka. Seperti Rebeis with a Cause yakni skinheads yang identik dengan kekerasan (violence), berkelahi (fight) dan pemberontakan. Kemudian Bower/Aggro (skins yang identik dengan “jika kata-kata tidak bisa menyelesaikan maka kepalan tangan dan boot yang bicara, lalu Get a life. </p>
<p>Skins ini mempunyai landasan prilaku berupa harus berkeyakinan kuat, optimis pada yang dilakukan dan inginkan, berjuang untuk bertahan hidup dan dinamis. Terakhir adalah Crucilied Skins. Kelompok ini selalu melakukan tindakan mentato tubuh dengan lambang crucilied skins sebagai tanda keberhasilan menjadi skinheads selama 3-5 tahun dan telah berjuang mati-matian menghadapi hidup yang banyak tantangan, serangan dan cemoohan.</p>
<p><strong>Gaya Rambut Mohawk</strong></p>
<p>Mohawk adalah sejenis gaya rambut yang fenomenal, unik dan nyentrik karena sangat berbeda dengan penataan rambut pada umumnya. Gaya rambut ini pada umumnya memotong habis bagian sisi kiri dan kanan, kemudian menyisakan bagian tengahnya saja dari depan hingga kebelakang. Sekilas memang serupa dengan bentuk rambut kuda.</p>
<p>Mohawk sering di kaitkan juga dengan gaya rambut penduduk di lembah Mohawk di bagian utara kota New York Amerika Utara. Sebelumnya pernah ditemukan juga gaya rambut berjenis Mohawk di Yunani yang menggambarkan Scythian (seorang pejuang olahraga) pada masa 600 tahun SM. Meski demikian gaya rambut Mohawk yang sekarang popular cenderung disebutkan berasal dari Amerika.</p>
<p>Keadaan tersebut mengacu pada popularitas Mohawk yang menjadi icon khas untuk para Punkers (komunitas punk) yang ada di dunia. Dimana diyakini bahwa asal mula kelahiran Punk ada di Amerika yang di pelopori oleh group band Ramones.</p>
<p>Meskipun gaya rambut Ramones tidak bergaya Mohawk, tapi kehadirannya memang menjadi inspirasi dari band punk berikutnya. Seperti Blink182 The exploited dan sex pistol. Karakter musik punk bertempo cepat dengan beat-beat yang menghentak. Ramones memang yang pertama kali meramu jenis musik tersebut. </p>
<p>Sampai sekarang Mohawk masih terkait dengan gaya anak punk, tapi masih jadi bagian mainstream. Biasanya Mohawk diiringi dengan sepatu boots, rantai dan spike, jaket kulit, celana jeans ketat dan baju yang lusuh dan identik dengan punk.</p>
<p><strong>Budaya Samurai</strong></p>
<p>Pernahkah anda menonton film garapan hollywood yang dibintangi Tom Cruise berjudul “The Last Samurai”? Jika pernah, pasti ada sisi-sisi tertentu yang membekas dalam pikiran anda. Bisa jadi, sisi tersebut mengenai bagaimana para samurai ini bertahan hidup atau mungkin sisi lainnya. Serunya aksi film tersebut dan lain sebagainya.</p>
<p>Tapi, mungkin ada yang sepakat dengan saya. Film The Last Samurai ini mampu menyajikan sebuah pesan kepada dunia, bagaimana pun negeri Jepang berubah dan membentuk kepribadian mereka ke arah yang lebih modern, namun mereka tetap memegang teguh prinsip samurai yang disiplin, rela mati jika membuat kesalahan dan memalukan bangsa dan negaranya.</p>
<p>Sebagian besar masyarakat Jepang, sampai saat ini masih menerapkan disiplin samurai (bushido) ini dalam kepribadian hidup mereka. Lihatlah perkembangan Jepang dari sisi teknologi. Mereka berkembang pesat setelah negara mereka di bom atom oleh Amerika dan sekutunya, tahun 1940-an. Kini, mereka jadi raksasa teknologi yang ditakuti hampir oleh seluruh dunia. Walaupun dikemudian hari, mereka harus kembali dari nol setelah badai tsunami menghantam dan menghancurkan pabrik-pabrik besar industri negara sakura tersebut.</p>
<p>Sisi modern yang diperlihatkan Jepang, seharusnya menjadi pembelajaran bagi kita orang timur yang mempunyai peninggalan budaya besar dari leluhur. Tidak seharusnya kita mengikuti pola hidup bangsa barat yang sebenarnya saat ini, budaya mereka kembali menjadi bangsa “barbarian” tanpa ada tujuan dan pegangan hidup (hedonisme dan vandalisme). Budaya yang lambat laun kembali pada jaman jahiliyah. Budaya primitif yang sebenarnya kembali pada masa purbakala.</p>
<p><strong>Filosofi Rencong</strong></p>
<p>Sebagai orang Aceh, kita mempunyai satu budaya yang sangat khas. Budaya tersebut tercetak dengan rapi dalam sebilah rencong yang dipergunakan untuk melindungi diri dan guna menegakkan keadilan pada masanya. </p>
<p>Rencong merupakan senjata khas masyarakat adat Aceh yang mempunyai makna filosofi erat dengan identitas orang-orang Aceh, yakni muslim. </p>
<p>Dari pola pembuatannya, rencong berbentuk kalimat Bismillah. Ini dapat di lihat dari gagangnya yang melekuk dan menebal pada sikunya yang merupakan aksara Arab Ba. Di bujuran gagangnya, rencong berbentuk aksara Sin, bentuk lancip yang menurun ke bawah pada pangkal besi dekat dengan gagang senjata khas Aceh ini merupakan aksara Mim. Lajur besi dari pangkal gagang hingga dekat ujungnya merupakan aksara Lam sementara ujung yang meruncing dengan dataran sebelah atas mendatar dan bagian bawah yang sedikit ke atas merupakan aksara Ha.</p>
<p>Jika kita mengerti akan makna yang tertera pada rencong dengan rangkaian aksara dari Ba, Sin, Lam dan Ha tersebut, maka dapat dikatakan rencong adalah perwujudan kalimat Bismillah. Pembuatan rencong dengan bentuk Bismillah ini, membuktikan bahwa pandai besi yang menciptakan rencong adalah orang yang pandai akan magrifat besi serta memiliki ilmu kaligrafi yang tinggi. </p>
<p>Pembuatan rencong seperti kalimat dengan menyebut nama Allah tersebut, juga merupakan warisan budaya leluhur yang selalu mengingatkan bahwa dengan rencong, kita wajib mempertahankan budaya Aceh yang sangat erat keimanannya dengan Islam.</p>
<p><strong>Kebebasan bukan kebablasan</strong></p>
<p>Setelah mengupas satu persatu mengenai mode punk (skinhead) , budaya samurai dan filosofi rencong, penulis hanya ingin mengajak generasi muda Aceh untuk dapat mengenali budaya ke-Aceh an yang kian tergerus oleh budaya-budaya luar.  </p>
<p>Mode Punk, sebenarnya sangat tidak sesuai dengan ciri kepribadian masyarakat Aceh yang didominasi oleh kepribadian muslim. Ajakan ini, bukan karena penulis membenci pragmatisme dan tidak menghormati budaya masyarakat minoritas, tapi lebih dikarenakan rasa cinta yang mendalam pada regenerasi remaja Aceh.</p>
<p>Penampilan punk dengan gaya rambut mohawk atau jingkrak-jingkrakan, memakai kalung_seperti maaf_anjing buldog (kalung spike) menunjukkan moral orang tersebut mengalami kerusakan dan sama sekali tidak sesuai dengan aqidah muslim. Kalau penulis boleh beropini, ini sebenarnya sudah kebablasan bukan lagi kebebasan untuk tampil di muka umum.[]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abangdetak.wordpress.com/1001/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abangdetak.wordpress.com/1001/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abangdetak.wordpress.com/1001/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abangdetak.wordpress.com/1001/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abangdetak.wordpress.com/1001/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abangdetak.wordpress.com/1001/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abangdetak.wordpress.com/1001/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abangdetak.wordpress.com/1001/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abangdetak.wordpress.com/1001/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abangdetak.wordpress.com/1001/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abangdetak.wordpress.com/1001/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abangdetak.wordpress.com/1001/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abangdetak.wordpress.com/1001/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abangdetak.wordpress.com/1001/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abangdetak.wordpress.com&amp;blog=8082864&amp;post=1001&amp;subd=abangdetak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abangdetak.wordpress.com/2011/10/25/budaya-punk-prinsip-samurai-dan-filosofi-rencong/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c79b3e3182f08e251bea248ba13194f?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Boy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abangdetak.files.wordpress.com/2011/10/punk.jpeg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">punk</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Buku Nikah</title>
		<link>http://abangdetak.wordpress.com/2011/10/10/buku-nikah/</link>
		<comments>http://abangdetak.wordpress.com/2011/10/10/buku-nikah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Oct 2011 05:27:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Boy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resahku]]></category>
		<category><![CDATA[buku nikah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abangdetak.wordpress.com/?p=997</guid>
		<description><![CDATA[“Buku nikah kami sudah hilang dan kami tidak pernah mengurusnya sejak bencana itu,” lakap Apa Maun, mengisahkan kesusahannya.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abangdetak.wordpress.com&amp;blog=8082864&amp;post=997&amp;subd=abangdetak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://abangdetak.wordpress.com/2011/10/10/buku-nikah/buku-nikah/" rel="attachment wp-att-998"><img src="http://abangdetak.files.wordpress.com/2011/10/buku-nikah.jpeg?w=614" alt="" title="buku nikah"   class="alignleft size-full wp-image-998" /></a>Tujuh tahun telah berlalu semenjak musibah tsunami melanda nanggroe kami. Namun, sekelumit masalah-masalah pasca rehabilitasi, belum juga selesai. Mulai dari perkara rumah bantuan, sampai perkara arsip-arsip yang hilang dalam bencana tersebut.<span id="more-997"></span></p>
<p>Sekelumit masalah itu, dikemudian hari mencuat ke permukaan setelah tertutup rapi sekian lama. Kini muncul bagai bom waktu ketika para korban mulai berani berteriak, meminta hak mereka yang didzalimi oleh orang-orang tak bertanggung jawab. Sebut saja misalnya permasalahan rumah bantuan bagi para korban. </p>
<p>Bagi yang sudah mendapatkan, diam seribu bahasa. Bagi yang belum, mereka apuh-apah meminta haknya dan seterusnya beban itu bertambah seiring keluarga-keluarga mereka yang sudah berkeluarga. Tentu saja, mereka membutuhkan rumah baru, bagi keluarga baru.</p>
<p>Permasalahan lain yang muncul adalah mengenai arsip-arsip identitas yang hilang dan belum sempat diganti sampai sekarang. Contohnya, masalah buku nikah. Permasalahan ini muncul setelah pihak pemerintah memberlakukan kewajiban pada semua masyarakat nanggroe kita, harus mempunyai akte kelahiran bagi seorang anak ketika mendaftarkan sekolah dan bekerja di instansi pemerintahan. </p>
<p>Masyarakat “mantan” korban bencana yang selama ini lalai dan tidak sempat memikirkan hal tersebut, terpaksa harus mengurus masalah akte ini karena sifatnya : Penting. Pengurusan akte ini, kemudian memunculkan masalah baru, yakni bagi mereka yang masih mempunyai orang tua harus menyertakan salinan foto copy buku pernikahan.</p>
<p>“Buku nikah kami sudah hilang dan kami tidak pernah mengurusnya sejak bencana itu,” lakap Apa Maun, mengisahkan kesusahannya.</p>
<p>Lanjutnya, sekarang dirinya harus membuat lagi buku nikah ke instansi terkait. Pembuatan buku nikah itu, harus juga mengikuti persidangan pernikahan layaknya pengantin baru yang dihadiri oleh saksi-saksi. </p>
<p>“Kalau begini, baiknya saya menikah dengan orang lain saja,” guraunya, seraya terkekeh.</p>
<p>“Hahaha&#8230;ada-ada aja Apa Maun. Bagaimana dengan Ummi Kalsum nanti kalau Apa menikah lagi?” jawab Dek Gam, menenggarai canda Apa Maun.</p>
<p>“Yach, dia juga menikah dengan orang lain juga lah. Kan peu cina buta Dek Gam?”</p>
<p>“Dron sit galak neu mita inong laen,” sahut Ummi Kalsum tiba-tiba muncul dari dapur rumahnya.</p>
<p>“Hehehe&#8230;” kedua pembicara ini pun tertawa.</p>
<p>“Tapi, tak sebegitunya lah apa. Demi anak, Apa wajib lah mengurus kembali buku nikah dan bersedia naik sidang kembali. Hitung-hitung, bulan madu kedua Apa. Keun nyoe Ummi?” rayu Dek Gam, sembari tersenyum kemudian kembali bertanya pada Ummi.</p>
<p>“Kau ada-ada saja Dek Gam. Sekali menikah saja, aku sudah demam panggung. Sampai sekarang pun, aku masih demam panggung kalau bertemu dengan kwaket,” cerita Apa Maun.</p>
<p>“Daripada anak Apa tak punya Akte Kelahiran, kan lebih baik Apa yang berkorban. Kasihan Apa, kedepannya, semua-semua pakai keterangan lahir tersebut.”</p>
<p>“Memang sih Dek Gam, tapi memikirkan naik sidang pernikahan ini yang menggelitik perutku. Sudah seumuran kami, kok dinikahkan ulang. Belum lagi, aku sudah lupa tanggal perkawinan kami dulu. Belum lagi, para saksi-saksi yang pernah menghadiri pernikahan kami juga sudah meninggal semua kena bencana,” sebut Apa.</p>
<p>“Itu resiko Apa. Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu&#8230;”</p>
<p>“Baru mati kemudian,” sergah Apa Maun. “Bukan Apa, bersenang-senang kemudian. Apa, kalau si Mail nanti sudah ada Akte, cita-cita dia selepas kuliah mau jadi pegawai negeri sudah lempang. Nanti pasti diminta juga kan akte kelahiran. Belum lagi anak Apa yang paling kecil itu, masuk ke sekolah nanti juga dimintai akte,” terang Dek Gam.</p>
<p>“Hmmm&#8230;iya juga ya. Oh ya, kamu punya uang sedikit Dek Gam. Aku hutang dulu buat ke Ibukota Kabupaten. Katanya, buat buku nikah gak bayar. Tapi, kalau naik sidang harus bayar.”</p>
<p>“Emang berapa bayarannya Apa?”</p>
<p>“Sekitar Rp160-200 an gitu. Aku kurang tahu juga Dek Gam. Kabar yang berhembus begitu kiranya,” jelas Apa Maun lagi. “Oh&#8230;ada Apa. Buat Apa Maun, apa yang tak ada. Asalkan dipotong hutangku pada warung Ummi Kalsum ya. Hehehe,” senda Dek Gam.</p>
<p>“Ada-ada saja kamu Gam. Itu nanti lah kita luruskan. Ya sudah, sini uangmu dulu. Aku mau urus buku nikah bersama Ummi Kalsum. Kami mau menikah lagi.” Setelah mengambil uang yang diberikan Dek Gam, Apa Maun bersama Ummi Kalsum pun berkemas. Setengah jam lebih mereka berdandan. Kemudian menghidupkan motor bututnya. “Hai Apa. Sudah siap berangkat ya?”</p>
<p>“Iya nih. Oh ya, kamu sudah membuat Akte kelahiran tersebut? Siapa tahu nanti diminta juga buku nikah. Kamu bawa saja calon istri kamu, terus kita ikut pengadilan menikah bersama-sama.”</p>
<p>“Memangnya mau kenduri, makan sama-sama. Beda Apa, kalau aku tidak menikah ulang seperti Apa. Nanti lah aku menyusul Apa. Dron ka dua geu, gob meusigeu pih gohlom,” kata Dek Gam.</p>
<p>“Hehehe. Peu ka preh man lom. Kalau Akte, kamu juga gak mau buat?”</p>
<p>“Aku tak punya lagi orang tua Apa. Aku tak tahu, tanggal apa mereka menikah. Buku nikahnya ikut hilang bersama ayah dan ibu ku,” kenang Dek Gam.</p>
<p>“Oh&#8230;ya sudahlah, aku caw dulu ya. Hahaha&#8230;menikah lagi ya kita Ummi?” goda Apa Maun, disusul cubitan Ummi Kalsum di pinggang Apa. Han ek takhem.[]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abangdetak.wordpress.com/997/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abangdetak.wordpress.com/997/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abangdetak.wordpress.com/997/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abangdetak.wordpress.com/997/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abangdetak.wordpress.com/997/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abangdetak.wordpress.com/997/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abangdetak.wordpress.com/997/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abangdetak.wordpress.com/997/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abangdetak.wordpress.com/997/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abangdetak.wordpress.com/997/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abangdetak.wordpress.com/997/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abangdetak.wordpress.com/997/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abangdetak.wordpress.com/997/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abangdetak.wordpress.com/997/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abangdetak.wordpress.com&amp;blog=8082864&amp;post=997&amp;subd=abangdetak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abangdetak.wordpress.com/2011/10/10/buku-nikah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c79b3e3182f08e251bea248ba13194f?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Boy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abangdetak.files.wordpress.com/2011/10/buku-nikah.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">buku nikah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kriminalitas via Hp</title>
		<link>http://abangdetak.wordpress.com/2011/10/06/kriminalitas-via-hp/</link>
		<comments>http://abangdetak.wordpress.com/2011/10/06/kriminalitas-via-hp/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Oct 2011 04:38:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Boy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fokus]]></category>
		<category><![CDATA[cyber crime]]></category>
		<category><![CDATA[HANDPHONE]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[penipuan via hp]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abangdetak.wordpress.com/?p=993</guid>
		<description><![CDATA[Geram dan masih tidak percaya, akhirnya saya mengatakan pada si penelepon kalau memang adik saya tersebut terlibat kasus narkoba dan sekarang ditangkap oleh pihak kepolisian, sebaiknya diproses saja secara hukum biar ada aspek jera pada “sang adik” karena telah mengkonsumsi barang terlarang.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abangdetak.wordpress.com&amp;blog=8082864&amp;post=993&amp;subd=abangdetak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Boy Nashruddin Agus</strong></p>
<p><a href="http://abangdetak.wordpress.com/2011/10/06/kriminalitas-via-hp/hp/" rel="attachment wp-att-994"><img src="http://abangdetak.files.wordpress.com/2011/10/hp.jpeg?w=150&#038;h=136" alt="" title="hp" width="150" height="136" class="alignleft size-thumbnail wp-image-994" /></a><strong>Penipuan melalui alat telekomunikasi, seperti handphone kian lama makin meresahkan saja. Selain mampu meraup keuntungan dalam jumlah atas korban, para pelaku juga sulit dilacak oleh pihak kepolisian dikarenakan nomor yang mereka gunakan berganti-ganti, walau memakai modus operandi yang sama.</strong><span id="more-993"></span></p>
<p>Selasa (4/10), saya dihubungi oleh nomor handphone berseri 082184444403. Dalam percakapan tersebut, seorang laki-laki yang mengaku dari pihak penyedia jasa layanan Telkomsel itu, mengatakan bahwa nomor hp milik saya mendapatkan undian berhadiah sebesar Rp17,5 juta. Promo berhadiah ini, sebutnya, merupakan program bagi-bagi rejeki menyambut Hari Ulang Tahun Telkomsel. “Setelah diundi, nomor bapak mendapat hadiah promo ini,” terang laki-laki tersebut.</p>
<p>Merasa kurang percaya, saya mencoba mencari informasi lanjutan dari si penelepon mengenai program HUT yang dimaksud. Ketika itu, saya bertanya mengenai masalah ini apakah di umumkan dalam media cetak atau elektronik? Mendengar hal tersebut, si penelepon mencoba kembali meyakinkan saya bahwa promo ini ada diumumkan dalam web telkom, yaitu di alamat www.telkomsel.com.</p>
<p>Masih kurang percaya dengan si penelepon, saya kembali mencoba mengulur-ngulur waktu dengan maksud mencari tahu lebih dalam mengenai informasi promo berhadiah tersebut. Saya pun melacak informasi yang diberikan oleh si penelepon, karena kebetulan sedang berada di depan laptop. Namun, apa yang dikatakan oleh laki-laki itu sama sekali tidak tercantum dalam promo-promo telkomsel.</p>
<p>Akhirnya saya bertanya pada si penelepon dengan sedikit sinis, apakah promo ini benar-benar berhadiah atau promo tipu-tipu berhadiah? </p>
<p>Mendengar kata-kata saya, tampaknya si penelepon menjadi emosi dan akhirnya menutup teleponnya. Kejadian mengenai adanya nomor asing menelepon saya serta mengatakan masalah serupa berupa promo hadiah dari Telkomsel ini, juga pernah dialami oleh keluarga dekat saya.</p>
<p>Kebetulan pada saat itu, penulis juga yang menerima telepon tersebut. Pengalaman pertama kasus undian berhadiah promo HUT Telkomsel ini, saya dan pelaku sempat berbicara panjang lebar seraya bertukar informasi dan berujung pada permintaan nomor rekening serta aktivasi kartu ATM milik penulis, tanpa menutup telepon. Saya biarkan saja, karena pada saat itu saya cuma meladeni si penelepon, bukan saya yang menelepon.</p>
<p>Kebetulan pada saat itu, ketika pelaku meminta nomor rekening saya dengan alasan untuk mengirimkan hadiah utama berupa uang tunai sejumlah Rp10 juta, kami juga ditawarkan pulsa dari telkomsel sebesar Rp1 juta. </p>
<p>“Pengiriman hadiah cuma bisa dilakukan kalau bapak mengaktifkan rekening bapak di ATM,” kata pelaku tersebut sembari berbasa-basi mengenai jarak ATM dengan rumah tempat saya berada saat itu.</p>
<p>Tentu saja, pada saat kejadian saya tidak sempat tergiur dengan uang yang ditawarkan tersebut. Namun, dalam kasus yang menimpa pada saya dan keluarga itu, kami juga sempat mempermainkan dan dipermainkan si pelaku percobaan penipuan promo berhadiah itu dengan memberikan nomor rekening yang tabungannya sudah kosong. </p>
<p>Hal ini saya lakukan, karena pada saat menelpon, pelaku bertanya terlalu jauh mengenai isi tabungan yang saya miliki. Kurang lebih satu jam mengobrol lewat Hp, akhirnya saya jenuh juga dan kemudian mengungkapkan bahwa kami sama sekali tidak percaya dengan promo yang dikatakan oleh pelaku.<br />
Tersandung Kasus Narkoba</p>
<p>Tak hanya pola penipuan seperti promo berhadiah HUT Telkomsel yang pernah saya alami. Penulis sendiri pernah juga mendapatkan telepon dari orang tak dikenal yang mengaku dari instansi kepolisian, satuan narkoba. Giliran kasus ini, si penelepon yang berbicara dengan logat bak penegak hukum tersebut bertanya siapa nama adik saya yang laki-laki dan kemudian mengatakan, bahwa salah satu adik saya yang laki-laki tersebut tertangkap tangan oleh pihak kepolisian sedang membawa narkoba.</p>
<p>“Saat ini, adik bapak sedang kami bawa ke Polres terdekat dan bapak hendaknya mengirimkan sejumlah uang agar yang bersangkutan bisa dibebaskan. Nanti kita atur itu,” sebut pelaku percobaan penipuan tersebut.</p>
<p>Kurang yakin dengan informasi yang diberikan, saya kembali bertanya pada si penelepon mengenai siapa nama adik saya secara lengkap dan ingin berbicara langsung dengan orang yang dimaksud. Tapi, pada saat permintaan itu, dari seberang telepon terdengar suara rintihan seorang laki-laki yang meminta tolong untuk segera mengirimkan uang seperti yang diminta oleh si penelepon pertama tadi.</p>
<p>Geram dan masih tidak percaya, akhirnya saya mengatakan pada si penelepon kalau memang adik saya tersebut terlibat kasus narkoba dan sekarang ditangkap oleh pihak kepolisian, sebaiknya diproses saja secara hukum biar ada aspek jera pada “sang adik” karena telah mengkonsumsi barang terlarang. </p>
<p>Lebih lanjut, saya juga mengatakan agar kiranya segera dibawa ke Poltabes Banda Aceh karena saya sedang di jalan ke arah yang sama. Mendengar penyataan saya, si pelaku buru-buru menutup telepon tanpa ada penjelasan sama sekali.</p>
<p>Kasus yang saya alami tersebut, persis sama modus operandinya dengan kejadian yang dialami oleh Farida,58, warga Panggoi, Aceh Utara pada tanggal 19 September 2011 lalu. Sayangnya, karena panik dan rasa cinta terlalu dalam pada anaknya, membuat Farida kehilangan uang sebesar Rp50 juta. </p>
<p>Kasus Farida ini, merupakan sebuah kebetulan belaka karena pada saat menerima telepon, anak Farida memang sedang dalam perjalanan pulang dari Medan ke Lhokseumawe. Bisa saja, pada saat Farida mencoba menghubungi anaknya, Furi Maulina,26, hp anak korban sedang dalam keadaan tidak bisa dihubungi karena gangguan signal dalam perjalanan, dimana kondisi signal hp sering putus-putus. (baca “Warga Panggoi Transfer Rp50 Juta untuk OTK” di Harian Aceh, edisi Sabtu, 1 Oktober 2011)</p>
<p>Selain kasus tersebut diatas, pola penipuan melalui handphone juga memanfaatkan modus ‘anak ibu masuk penjara’ seperti yang dilakukan oleh para napi LP Tanjung Gusta, Medan. Pola yang dilakukan para pelaku penipuan ini, mempergunakan sistem acak dalam pemilihan korban. Target utama mereka adalah nomor hp yang berseri cantik. Tujuannya, siapapun pemilik nomor seri cantik itu diyakini sebagai orang kaya yang mampu melakukan transfer uang.</p>
<p>Pelaku penipuan dengan modus ‘anak ibu masuk penjara’ ini tidak bekerja sendiri. Dalam praktiknya, mereka memerankan tokoh anak ibu yang menangis sembari meminta uang, polisi, wartawan dan beberapa orang lainnya. Modus ini pernah terungkap oleh pihak kepolisian Medan. (baca : “Sindikat Penipu di LP Tanjung Gusta Bidik Nomor-nomor Cantik” di detiknews.com edisi Selasa, 04/10/2011)</p>
<p><strong>Minta Tolong</strong></p>
<p>Selain dua kasus di atas, saya juga pernah mendengar kasus penipuan dengan modus operandi hampir sama melibatkan telepon selular hampir satu-dua tahun lalu. Pada saat itu, seorang ibu rumah tangga yang hendak melakukan transaksi isi ulang pulsa di counter hp di kawasan Peuniti, Banda Aceh, mendapat telepon dari seseorang yang mengaku sedang berada di kantor polisi Baiturrahman, Banda Aceh.</p>
<p>Berdasarkan cerita dari Muhammad Ikhsan, 32, saksi yang mendengar percakapan korban (saya lupa nama dan tanggalnya), saat itu ibu rumah tangga tersebut mendapatkan telepon dari OTK dan mengatakan ia di tahan karena kesalah pahaman. Agar bisa bebas, ia (pelaku penipuan) meminta tolong pada korban agar mentransfer sejumlah pulsa untuk beberapa nomor, yang katanya, adalah milik Kapolsek Baiturrahman dan beberapa jajarannya. </p>
<p>“Uangnya nanti saya bayar kembali, saat kakak saya datang dari Lhokseumawe,” tutur Ikhsan, meniru percakapan yang didengarnya saat kejadian. Dalam pembicaraan tersebut, pelaku juga sempat memperkenalkan nama kakaknya yang bekerja di salah satu instansi pemerintah.</p>
<p>Karena merasa hiba, korban yang tidak mempunyai uang akhirnya berhutang pada counter hp tersebut sampai jutaan rupiah. Setelah melakukan transfer pulsa dan menunggu hingga malam, orang yang dimaksud tidak kunjung datang. </p>
<p>Akhirnya, karena kesal, pemilik counter hp berang dan membawa si korban ke Polsek Baiturrahman. Sesampai disana, setelah menceritakan kejadian yang dialami oleh korban, pihak Kepolisian Baiturrahman sama sekali tidak meminta transfer pulsa. Bahkan, berdasarkan cerita saksi mata, pihak Polsek yang dimaksud pada hari itu tidak ada satu orangpun yang ditangkap seperti yang dikisahkan korban.</p>
<p>Selain menelpon langsung, ada pula praktik penipuan via hp ini mempergunakan jasa layanan pesan singkat dengan modus ‘mama isi pulsa’. </p>
<p>Metode penipuan ini, sampai sekarang masih beredar dan penulis yakin mungkin pernah masuk ke hp anda. Kasus seperti ini, tidak hany terjadi di Aceh bahkan sudah booming sampai seluruh Indonesia. Berdasarkan cerita Jarar Siahaan, seorang jurnalis dari Kota Medan menuturkan, aksi penipuan ini dilakoni oleh wanita tuna susila, seperti yang dilansir dalam laman web pribadinya www.jararsiahaan.com </p>
<p><strong>Tidak Mudah Percaya</strong></p>
<p>Dari kesekian kasus, baik itu promo berhadiah, kasus penangkapan famili karena terjerat narkoba hingga kasus meminta pertolongan seperti yang penulis ceritakan di atas, sudah memakan banyak korban dan belum mampu diatasi secara optimal oleh pihak penegak hukum dikarenakan keterbatasan tenaga dan Sumber Daya Manusia.<br />
Untuk itu, selaku masyarakat seharusnya kita lebih mewaspadai hal-hal seperti ini agar tidak menjadi korban selanjutnya dan harus kehilangan harta benda. Ada beberapa hal yang harus dilakukan, agar tidak mudah terhipnotis dengan telepon-telepon seperti itu.</p>
<p>Pertama; tidak panik atau terlalu senang ketika menerima telepon yang memberikan informasi menyesatkan seperti mendapatkan hadiah promo, jika anda memang tidak dalam kondisi mengikuti sebuah undian berhadiah. Tanyakan sedetail-detailnya syarat-syarat untuk mendapatkan hadiah tersebut. Jika sudah berkenaan dengan, harus menyerahkan atau mentransfer sejumlah uang atau mengirimkan nomor rekening dan harus berurusan dengan mesin ATM, sebaiknya segera anda abaikan karena sudah menjurus pada penipuan.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang diberikan oleh petugas keamanan salah satu bank swasta di Aceh, uang dalam rekening bisa dilakukan penarikan oleh OTK apabila kita mengaktifkan ATM dan sudah mengisi sandi pada mesin penarikan uang tersebut. Akibatnya, rekening tabungan anda akan berada pada posisi sangat mudah untuk dijebol oleh pelaku karena sedang online.</p>
<p>Kedua; jika mengenai kasus penipuan seperti yang dialami Farida, coba anda lacak keberadaan orang yang dimaksud (orang yang ditahan terkait narkoba itu). Jika posisi orang yang dimaksud tidak berada dalam satu kawasan dengan anda, coba hubungi melalui telepon beberapa orang terdekatnya. Kemudian, hal yang harus anda lakukan adalah memastikan lokasi penangkapan dan akan dibawa kemana orang yang ditahan.</p>
<p>Ketiga; upayakan sebisa mungkin tidak melakukan pembayaran atau penyerahan (transfer) uang kalau anda memang tidak bertemu dengan si pelaku.</p>
<p>Ke empat; ulur waktu selama mungkin dan biarkan pelaku merasa nyaman hingga kita bisa mencapai pos polisi terdekat, jika si penelepon mau berlama-lama dalam meyakinkan anda. Intinya, si penelepon tidak boleh merasa curiga atas tindakan yang anda ambil karena bisa saja ia memutuskan telepon.</p>
<p>Selain tips di atas, penulis juga merangkum beberapa tips lainnya dari internet mengenai cara-cara mengantisipasi diri menjadi korban penipuan. Berikut adalah beberapa tips ketika menghadapi penipuan lewat sms atau panggilan telepon dari nomor handphone tidak dikenal :</p>
<p>- Bagi yang mempunyai akun jejaring sosial, jangan pernah menulis nomor handphone pribadi di akun Facebook, forum, Twitter, atau blog. Bila harus memasang nomor ponsel di situs Internet, misalnya untuk urusan bisnis jual-beli barang, pakailah nomor khusus dan jangan tampilkan nomor pribadi anda.</p>
<p>- Bila merasa terganggu dengan panggilan telepon, miscall, atau sms dari nomor tidak dikenal, jangan hapus nomor tersebut. Tapi simpanlah dengan nama tertentu. Dengan begitu, jika nomor yang sama menelepon lagi, anda sudah tahu untuk tidak mengangkatnya.</p>
<p>- Pakai fitur blokir-nomor handphone pada pesawat ponsel anda. Umumnya fasilitas memblokir nomor pengganggu ini ada dua jenis: untuk memblokir pesan sms dan memblokir panggilan telepon. Maka bila dia mengirim sms, pesan tersebut akan langsung masuk ke kotak spam dan tidak akan muncul di inbox atau layar handphone. Panggilannya pun akan otomatis ditolak.</p>
<p>- Bila menerima sms penipuan seperti kasus “sms mama minta pulsa,” coba pancing telepon-balik. Jika diangkat, ajaklah berbicara seakan-akan anda percaya sama dia, tapi jangan lupa merekam pembicaraan tersebut. Mungkin suatu saat rekaman suara ini bisa bermanfaat untuk mengungkap identitasnya jika masih terus menghubungi anda.</p>
<p>- Setel fitur rekaman pembicaraan (call recording) dengan tombol-pintas, sehingga saat harus merekam pembicaraan, anda hanya perlu menekan satu tombol dan tidak mesti masuk lebih dulu ke bagian menu ponsel.</p>
<p>- Penipuan lewat telepon juga sering dilakukan dengan panggilan langsung (berbicara). Biasanya si penipu mengaku dari perusahaan operator handphone, misalnya Telkomsel, atau perusahaan lain yang sedang akan memberikan bonus dan hadiah undian kepada anda. Saya paling suka meladeni modus penipuan semacam ini. Saya akan berpura-pura seakan saya senang mendengar dia, dan mengajukan beberapa pertanyaan mudah seperti “kalau begitu, ke nomor rekening mana saya setor pajak undiannya,” dll. Semakin lama kita menahan dia untuk berbicara, semakin bagus. Semua pembicaraan lewat handphone itu saya rekam dan simpan. Suatu hari mungkin bermanfaat.</p>
<p>- Kalau si penipu masih bersedia untuk berbicara lebih lama, boleh anda kerjain dia. Misalnya dengan berkata, “Baiklah, saya memang mengikuti undian itu bulan lalu, dan saya senang bahwa sayalah pemenangnya. Tapi saat ini saya lagi sibuk rapat, bagaimana kalau anda hubungi sekretaris saya, dia akan mengurus semuanya nanti.” Lalu berikanlah “nomor sekretaris” anda dengan memakai nomor handphone dari operator yang berbeda. Tentu anda harus bekerja sama dengan seorang teman yang lain untuk berpura-pura sebagai sekretaris. Jika dia telepon ke nomor hp itu, layani lagi selama mungkin. Supaya pulsanya tersedot karena menghubungi nomor handphone berbeda operator.</p>
<p>- Bila anda menerima sms yang mengatasnamakan teman atau saudara tapi melalui nomor ponsel yang tidak anda kenal, jangan langsung percaya. Telepon lebih dulu nomor itu untuk berbicara langsung.</p>
<p><strong>Penegak Hukum Wajib Antisipasi Kriminal via Hp</strong></p>
<p>Tentunya dengan beberapa kejadian tersebut, selain masyarakat yang harus waspada agar tidak sampai menjadi korban penipuan, pihak penegak hukum sendiri harus berupaya optimal membongkar sindikat kriminal penipuan via telepon selular ini. Tentunya, harus ada divisi khusus Reserse Kriminal Polri yang harus dibentuk untuk dapat melacak, pelaku-pelaku penipuan ini dengan segera. </p>
<p>Walaupun seperti yang kita ketahui, mudahnya pelaku menghilangkan jejak dengan mengganti nomor hp, bukan berarti polisi harus berpangku tangan kemudian menyesalkan kenapa korban sampai bisa menyerahkan uangnya. </p>
<p>Kasus Farida, di Panggoi, Lhokseumawe, seharusnya bisa menjadi start awal bagi kepolisian jika ingin berbuat dan menindak pelaku secara serius. Selaku masyarakat, penulis dan mungkin sebagian besar masyarakat Aceh berharap, semua pelaku tersebut dapat ditangkap dan pihak kepolisian mampu membongkar sindikat kriminal ini. </p>
<p>Kenapa sindikat? Karena penulis yakin, penipuan seperti ini memakai alat-alat canggih yang memerlukan beberapa orang. Seperti misalnya, pelaku utama untuk menghubungi korban, pelaku kedua untuk melacak nomor hp secara acak dan membantu pelaku utama dalam bersandiwara ditambah beberapa pelaku lagi yang mengaktifkan dan menarik uang dari rekening transfer.</p>
<p>Pastinya, agar tidak menjadi korban penipuan gaya-gaya seperti ini, kita selaku masyarakat harus lebih waspada dan tidak mudah percaya dengan omong kosong pemberian uang, tanpa sebab-sebab yang jelas. Karena seperti jargon salah satu acara kriminal ditelevisi yang mengingatkan agar masyarakat tetap waspada, karena kejahatan datang karena ada kesempatan. Jadi, Waspadalah![]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abangdetak.wordpress.com/993/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abangdetak.wordpress.com/993/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abangdetak.wordpress.com/993/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abangdetak.wordpress.com/993/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abangdetak.wordpress.com/993/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abangdetak.wordpress.com/993/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abangdetak.wordpress.com/993/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abangdetak.wordpress.com/993/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abangdetak.wordpress.com/993/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abangdetak.wordpress.com/993/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abangdetak.wordpress.com/993/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abangdetak.wordpress.com/993/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abangdetak.wordpress.com/993/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abangdetak.wordpress.com/993/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abangdetak.wordpress.com&amp;blog=8082864&amp;post=993&amp;subd=abangdetak&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abangdetak.wordpress.com/2011/10/06/kriminalitas-via-hp/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c79b3e3182f08e251bea248ba13194f?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Boy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abangdetak.files.wordpress.com/2011/10/hp.jpeg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">hp</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
